KONAWE, rubriksatu.com – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe berlangsung meriah dan penuh warna, Selasa (23/6/2026).
Ribuan peserta, tamu undangan, serta masyarakat memadati kawasan ICP Unaaha untuk menyaksikan dimulainya ajang syiar Islam terbesar di Bumi Anoa tersebut.
Sejak pagi hari, suasana semarak telah terasa di lokasi kegiatan. Kafilah dari 17 kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara tampil memukau dalam parade budaya yang menjadi salah satu rangkaian pembukaan MTQ. Beragam busana adat, pakaian khas daerah, hingga ornamen bernuansa Islami menghiasi barisan peserta yang melintas di hadapan masyarakat.
Perpaduan antara kekayaan budaya lokal dan nilai-nilai keislaman menciptakan pemandangan yang memanjakan mata. Setiap daerah menampilkan identitas dan ciri khasnya masing-masing, menghadirkan warna-warni kebudayaan yang mencerminkan keberagaman Sulawesi Tenggara.
Kemegahan pembukaan semakin terasa dengan hadirnya mobil hias dari masing-masing kafilah. Berbagai desain kreatif bertema Al-Qur’an, masjid, kaligrafi Islam, hingga ikon daerah ditampilkan secara atraktif dan berhasil menyita perhatian ribuan warga yang memadati sepanjang jalur parade.
Sorak tepuk tangan dan antusiasme masyarakat terus mengiringi iring-iringan kafilah yang melintas. Tidak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam sebagai kenang-kenangan dari pembukaan MTQ yang berlangsung spektakuler.
Sebagai tuan rumah, Bupati Konawe Yusran Akbar bersama Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim menyambut hangat seluruh tamu dan kafilah yang datang dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara. Kehadiran para peserta menjadi simbol persatuan sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah antar kabupaten dan kota.
MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara akan berlangsung hingga 28 Juni 2026. Selain menjadi ajang kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam serta membangun generasi Qurani yang berakhlak mulia.
Melalui MTQ ini, diharapkan lahir qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di tingkat nasional. Lebih dari itu, nilai-nilai Al-Qur’an yang digaungkan selama pelaksanaan MTQ diharapkan dapat semakin membumi dalam kehidupan masyarakat.
Semarak pembukaan yang dipenuhi parade budaya, mobil hias bernuansa Islami, serta antusiasme ribuan masyarakat menjadi penanda dimulainya pesta syiar Islam terbesar di Sulawesi Tenggara tahun 2026.
Editor Redaksi












