BANTUL, rubriksatu.com – Unaaha FC Sulawesi Tenggara memastikan langkah ke babak 16 besar Liga 4 Piala Presiden 2025-2026 setelah menundukkan MRC Bulukumba dengan skor 2-1 dalam laga babak 32 besar yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat.
Kemenangan tersebut diraih secara dramatis setelah gol penentu tercipta pada masa injury time babak kedua.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung menampilkan permainan terbuka. Unaaha FC dan MRC Bulukumba silih berganti melancarkan serangan, namun solidnya lini pertahanan membuat peluang yang tercipta belum mampu menghasilkan gol.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-40. Berawal dari skema sepak pojok, Arifudin (77) yang berdiri tanpa pengawalan sukses menyambut bola dan menggetarkan jala gawang lawan. Gol tersebut membawa Unaaha FC unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Jual beli serangan terjadi di kedua sisi lapangan, sementara beberapa pelanggaran keras memaksa wasit mengeluarkan sejumlah kartu kuning untuk menjaga jalannya pertandingan.
Unaaha FC sempat memiliki beberapa peluang emas untuk memperbesar keunggulan. Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat skor tetap bertahan 1-0.
Saat pertandingan memasuki menit-menit akhir, MRC Bulukumba berhasil menyamakan kedudukan melalui gol pemain bernomor punggung 9 pada menit ke-87. Gol tersebut lahir dari situasi bola mati yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh lini belakang Unaaha FC.
Skor imbang 1-1 membuat pertandingan semakin menegangkan. Namun ketika laga tampak akan berakhir tanpa pemenang, Unaaha FC justru berhasil mencetak gol kemenangan.
Aditya Putra (9) tampil sebagai pahlawan setelah menjebol gawang MRC Bulukumba pada menit ke-93. Gol di masa injury time itu memastikan kemenangan 2-1 bagi Laskar Anoa.
Tambahan tiga poin tersebut sekaligus mengantarkan Unaaha FC lolos ke babak 16 besar Liga 4 Piala Presiden 2025-2026 dan menjaga asa wakil Sulawesi Tenggara untuk melangkah lebih jauh di turnamen nasional tersebut.
Editor Redaksi






