BEKASI, rubriksatu.com – LPK LAUS Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global melalui kegiatan Sharing Session dan Pelepasan Peserta Program Pemagangan Resmi ke Jepang.
Kegiatan yang digelar di Kantor LPK LAUS Indonesia, Jalan RW Haur No. 43-19, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, tersebut dihadiri lebih dari 200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Acara ini tidak hanya menjadi momen pelepasan peserta yang akan menjalani program pemagangan di Jepang, tetapi juga menjadi ajang edukasi dan silaturahmi bagi calon peserta, orang tua, alumni, mitra kerja, serta masyarakat yang ingin mengetahui peluang karier melalui program pemagangan resmi ke Jepang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Deputi Pemasaran Usaha Masyarakat Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, Dr. Abdul Muslim, serta Protokoler Kepresidenan Kementerian Sekretariat Negara RI, Kwinta Masalit. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas SDM Indonesia melalui program pemagangan internasional.
Sharing Session menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman, di antaranya Neo Japan sebagai bintang tamu, Nirwan Ikhlas selaku Direktur Sending Organization KINKI SULTRA SINERGI, serta Mr. Kanemoto, Supporting Partner KINKI SULTRA SINERGI di Jepang.
Sebagai mitra strategis LPK LAUS Indonesia, KINKI SULTRA SINERGI berperan sebagai Sending Organization yang menjembatani penempatan peserta ke berbagai perusahaan di Jepang. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen menghadirkan program pemagangan yang resmi, aman, berkualitas, dan sesuai kebutuhan industri Jepang.
Dalam paparannya, Neo Japan membagikan pengalaman, motivasi, serta kiat sukses menghadapi dunia kerja dan kehidupan di Negeri Sakura. Sementara itu, Nirwan Ikhlas menjelaskan secara komprehensif mekanisme program pemagangan, kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri, tanggung jawab peserta selama berada di Jepang, hingga peluang pengembangan karier setelah menyelesaikan masa magang.
Sementara itu, Mr. Kanemoto memperkenalkan metode pembelajaran bahasa Jepang berbasis aplikasi digital. Menurutnya, pemanfaatan teknologi memungkinkan peserta belajar secara lebih efektif, fleksibel, dan interaktif, mulai dari penguasaan kosakata, tata bahasa, hingga latihan percakapan bersama penutur asli.
Materi tersebut mendapat perhatian besar dari peserta karena dinilai mampu meningkatkan kemampuan bahasa Jepang sebagai bekal menghadapi proses seleksi maupun kehidupan dan dunia kerja di Jepang.
Sesi diskusi berlangsung interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung mengenai proses seleksi, persiapan keberangkatan, adaptasi budaya, kehidupan sehari-hari di Jepang, hingga prospek karier setelah kembali ke Indonesia.
Direktur LPK LAUS Indonesia, L. Munir, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen lembaganya dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia agar memiliki kompetensi, karakter, dan mental yang siap menghadapi persaingan global.
“Hari ini bukan sekadar acara pelepasan. Ini adalah awal dari perjalanan baru bagi para peserta untuk belajar, bekerja, dan mengembangkan diri di Jepang. Kami berharap seluruh peserta mampu menjaga nama baik Indonesia, menjunjung tinggi disiplin, integritas, dan etos kerja, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk menimba ilmu dan pengalaman yang kelak dapat memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.
Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru. Para peserta yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan, pelatihan bahasa Jepang, pembentukan karakter, serta persiapan administrasi secara resmi diberangkatkan untuk mengikuti program pemagangan di berbagai perusahaan di Jepang.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran lebih dari 200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap LPK LAUS Indonesia sebagai lembaga pelatihan kerja yang berkomitmen memberikan layanan pendidikan dan penempatan tenaga kerja secara profesional.
Melalui sinergi bersama pemerintah, mitra strategis, dan dunia industri, LPK LAUS Indonesia berkomitmen terus memperluas kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk memperoleh pengalaman kerja internasional, meningkatkan kompetensi, serta membangun masa depan yang lebih baik melalui program pemagangan resmi ke Jepang.
Di penghujung acara, manajemen LPK LAUS Indonesia menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, mitra kerja, tamu undangan, peserta, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Kolaborasi yang telah terjalin diharapkan terus diperkuat guna membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda Indonesia untuk berkarya dan berkarier di tingkat internasional.
Editor Redaksi






