KENDARI, rubriksatu.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi meluncurkan program SIMPUL (SIM Masuk Pulau). Inovasi ini hadir untuk mempermudah akses masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah terpencil dalam memperoleh Surat Izin Mengemudi (SIM).
Peluncuran program tersebut dilakukan bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang dipadukan dengan kegiatan Bhayangkara Sultra Run di Kendari.
Peresmian SIMPUL dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, didampingi Kapolda Sultra, Irjen Pol. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., serta Dirlantas Polda Sultra, Kombes Pol. Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran Forkopimda Sultra.
Dalam sambutannya, Kapolda Sultra Irjen Pol. Himawan Bayu Aji menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan seluruh jajaran Forkopimda atas sinergi yang terjalin, sehingga seluruh rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara dapat berlangsung lancar.
“Saya mengapresiasi Gubernur Sultra dan seluruh jajaran Forkopimda atas dukungan yang luar biasa. Ini adalah bukti nyata kolaborasi antara Pemprov Sultra dan Polda Sultra dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sesuai dengan tagline kami, Polri untuk Masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Kapolda menyebutkan bahwa ajang Bhayangkara Sultra Run bukan sekadar kegiatan olahraga, melainkan momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di usia delapan dekade pengabdian kepolisian.
“Semoga kegiatan ini semakin mempererat hubungan Polri dengan masyarakat demi mewujudkan Sulawesi Tenggara yang aman, harmonis, dan sejahtera,” tambahnya.
Terkait program SIMPUL, Kapolda menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Program SIMPUL hadir untuk memangkas hambatan masyarakat di daerah kepulauan dan wilayah terpencil dalam mendapatkan layanan SIM. Kami berharap, tidak ada lagi warga yang kesulitan mengakses layanan ini,” tegasnya.
Selain meningkatkan aksesibilitas, Himawan berharap SIMPUL dapat mendorong kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, yang pada akhirnya mampu menekan angka kecelakaan di Sulawesi Tenggara.
“Melalui SIMPUL, kami ingin semakin banyak masyarakat yang memiliki SIM secara legal, sehingga budaya tertib berlalu lintas semakin meningkat dan angka kecelakaan dapat terus ditekan,” pungkasnya.
Menutup sambutannya, Kapolda mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Anoa.
Editor Redaksi








