Cegah Trauma Anak, DPRD Konawe Pilih Jalur Persuasif Tangani Kasus Bullying

KONAWE, rubriksatu.com – Penanganan kasus dugaan perundungan (bullying) yang melibatkan siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Konawe akhirnya diselesaikan melalui pendekatan persuasif. Proses mediasi difasilitasi langsung oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, pada Senin (6/4/2026).

Mediasi berlangsung di ruang kerja Wakil Ketua II DPRD Konawe dan turut dihadiri anggota DPRD, yakni Selviana dari Fraksi NasDem dan Susi Sri Hartinah dari Fraksi PAN.

Penyelesaian kasus dilakukan dengan melibatkan pihak sekolah, orang tua siswa, serta pihak terkait lainnya. Pendekatan ini dipilih guna memastikan persoalan tidak berlarut-larut sekaligus menjaga kondisi psikologis anak-anak yang terlibat.

Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, menegaskan bahwa kasus perundungan tidak boleh dianggap sepele karena berpotensi berdampak pada tumbuh kembang anak, baik dari sisi mental maupun sosial.

“Ini menjadi perhatian kita bersama. Anak-anak harus mendapatkan lingkungan yang aman dan nyaman, baik di sekolah maupun di luar sekolah,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga mengingatkan pentingnya peran aktif guru, orang tua, dan wali murid dalam melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap anak-anak.

Menurutnya, keluarga dan lingkungan pendidikan memiliki peran strategis dalam mencegah terjadinya tindakan perundungan di kalangan pelajar.

Selain itu, ia mendorong peningkatan komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua guna mendeteksi potensi konflik sejak dini.

“Pengawasan tidak hanya saat jam belajar di sekolah, tetapi juga di luar jam sekolah. Kita semua punya tanggung jawab untuk melindungi anak-anak,” tambahnya.

Dengan diselesaikannya kasus ini, diharapkan kejadian serupa tidak kembali terulang. Upaya pencegahan melalui penguatan pendidikan karakter serta nilai-nilai saling menghargai dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Editor Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI