MUNA, rubriksatu.com – Kapal rakyat Maligano Star GT 06 dilaporkan terbalik dan tenggelam di perairan Maligano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Minggu (1/2/2026) sore. Kapal tersebut mengangkut 32 penumpang, termasuk anak-anak dan lansia. Beruntung, seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Informasi kecelakaan laut ini pertama kali diterima Command Center Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Muna pada pukul 17.51 WITA.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S melalui Humas KPP Kendari, Wahyudi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
“Tim SAR bergerak menuju lokasi pada pukul 18.06 WITA. Jarak tempuh dari Unit Siaga SAR Muna ke lokasi kejadian sekitar 7 nautical mile,” ujar Wahyudi, Senin (2/2/2026).
Dalam proses evakuasi, kondisi cuaca dilaporkan berawan dan berpotensi hujan. Berdasarkan data BMKG, kecepatan angin sekitar 2 km/jam dari arah utara, dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,75 hingga 1 meter.
Sekitar pukul 20.05 WITA, Tim SAR di lapangan memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi ke daratan dalam kondisi selamat.
“Total terdapat 32 orang penumpang dan empat orang anak buah kapal (ABK) yang berhasil diselamatkan. Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup,” jelas Wahyudi.
Berdasarkan kronologi kejadian, kapal diketahui bertolak dari Pelabuhan Laiino menuju Pelabuhan Maligano dengan kondisi cuaca yang awalnya baik. Namun, saat mendekati pelabuhan tujuan, kapal mengalami mati mesin dan dihantam gelombang hingga akhirnya terbalik dan tenggelam.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan pelayaran, khususnya bagi kapal rakyat yang melayani mobilitas masyarakat antarwilayah.
Editor Redaksi







