Bukan Sekadar Pengusaha, Anton Timbang Dinilai Jadi Motor Ekonomi Sultra

KENDARI, rubriksatu.com – Kalangan mahasiswa memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Anton Timbang di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Tenggara. Apresiasi tersebut disampaikan oleh Arin Fahrul Sanjaya.

Arin menilai, kepemimpinan Anton Timbang telah memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk terlibat dalam dunia usaha.

“Kepemimpinan Anton Timbang memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka peluang bagi generasi muda untuk terlibat dalam dunia usaha,” ujar Arin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, sejak menjabat sebagai Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang menerapkan pendekatan kepemimpinan yang cepat, terukur, dan berorientasi pada hasil.

Berbagai program strategis pun berhasil diinisiasi, khususnya dalam memperkuat pelaku usaha lokal, termasuk pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memperluas jejaring bisnis di tingkat regional maupun nasional.

Langkah tersebut berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi di Sulawesi Tenggara, yang ditandai dengan semakin terbukanya peluang kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, serta mitra strategis lainnya.

Tidak hanya fokus pada sektor ekonomi, Anton Timbang juga dinilai berkontribusi besar dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Salah satunya melalui pemberian bantuan uang kuliah tunggal (UKT) kepada ratusan mahasiswa sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan bagi generasi muda.

Selain itu, Kadin Sultra juga menghadirkan program penyediaan fasilitas asrama bagi mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang menempuh pendidikan di Jakarta.

Program ini dinilai mampu meringankan beban biaya hidup sekaligus menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan akademik mahasiswa.

Di sisi lain, Kadin Sulawesi Tenggara aktif mempromosikan potensi daerah melalui partisipasi dalam berbagai forum investasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Upaya ini memperkuat posisi Sultra sebagai daerah dengan potensi unggulan, khususnya di sektor sumber daya alam dan perdagangan.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kemampuan Anton Timbang dalam membangun sinergi lintas sektor. Ia dinilai mampu menjembatani komunikasi antara dunia usaha, pemerintah, serta para pemangku kepentingan, sehingga tercipta ekosistem ekonomi yang lebih stabil dan kondusif.

Di bawah kepemimpinannya, Kadin Sulawesi Tenggara tidak hanya menjadi wadah bagi para pengusaha, tetapi juga bertransformasi sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi daerah sekaligus peningkatan kualitas SDM.

Ke depan, Kadin Sulawesi Tenggara diharapkan terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta meningkatkan daya tarik investasi daerah seiring dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *