KONAWE, rubriksatu.com – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Kabupaten Konawe resmi terbentuk. Organisasi ini hadir sebagai wadah strategis bagi penambang rakyat dalam mendorong legalitas usaha serta peningkatan kesejahteraan.
Pembentukan tersebut disosialisasikan dalam kegiatan yang digelar di JR Resto, Kelurahan Kasupute, Kecamatan Wawotobi, Minggu (19/4/2026), yang dihadiri pengurus DPC APRI Konawe, perwakilan DPW APRI Sulawesi Tenggara, serta para penambang dari berbagai wilayah.
Ketua DPC APRI Konawe, Verna Andrew Keynes Rambe, menyampaikan bahwa kepengurusan yang telah terbentuk dijadwalkan akan dikukuhkan pada Jumat, 24 April 2026 di Kota Unaaha.
“Pengurus akan dilantik langsung oleh Ketua Umum APRI Pusat. Ini menjadi langkah awal untuk memperkuat peran penambang rakyat dalam sistem yang legal dan terorganisir,” ujarnya.
Menurut Verna, APRI merupakan wadah resmi yang bertujuan menghimpun penambang rakyat dalam satu kekuatan kolektif. Melalui organisasi ini, para penambang didorong untuk bergabung dalam kelompok yang terstruktur guna mempermudah pengurusan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).
“APRI adalah rumah besar bagi penambang rakyat. Dengan bergabung, mereka tidak hanya mendapatkan legalitas, tetapi juga perlindungan dalam menjalankan aktivitas pertambangan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembentukan Rakyat Mining Community (RMC) menjadi bagian penting dalam pengorganisasian penambang. Melalui RMC, anggota akan mendapatkan pembinaan terkait praktik pertambangan yang baik, aman, serta ramah lingkungan.
Selain itu, APRI juga membuka peluang bagi anggotanya untuk mengakses permodalan, teknologi, hingga jaringan pemasaran hasil tambang. Organisasi ini berkomitmen memberikan perlindungan dari potensi kriminalisasi maupun praktik yang merugikan penambang.
Secara nasional, APRI yang berdiri sejak 24 Agustus 2014 di Yogyakarta telah memiliki 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan sekitar 350 DPC di seluruh Indonesia, serta menaungi ratusan komunitas penambang rakyat.
Dengan visi menciptakan pertambangan rakyat yang aman, legal, dan berkelanjutan, kehadiran APRI di Konawe diharapkan menjadi momentum penting dalam menata sektor pertambangan rakyat agar lebih tertib, produktif, dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
Editor Redaksi








