Keracunan Massal di SMAN 20 Konawe, 59 Orang Terdampak, SPPG Ditutup

KONAWE, rubriksatu.com Sebanyak 59 orang yang terdiri atas 58 siswa dan seorang guru SMAN 20 Konawe, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, diduga mengalami keracunan makanan, Kamis (24/9/2026).

Puluhan korban tersebut mendapat penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan setelah mengalami keluhan yang diduga berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, sebanyak 22 orang langsung dipulangkan dari sekolah setelah kondisinya dinyatakan membaik. Salah satunya merupakan seorang guru.

Sementara 33 korban menjalani perawatan di RSUD Konawe. Satu orang dirawat di RS Setia Bunda, sedangkan tiga lainnya mendapat penanganan di Puskesmas Tongauna.

Dugaan keracunan massal itu terjadi pada Kamis (24/9/2026). Salah satu makanan yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut adalah bakso Prosen yang dibeli dari sebuah kios.

Sementara makanan bergizi gratis (MBG) yang diterima para siswa di sekolah tersebut berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tongauna-Asao.

Namun, penyebab pasti kejadian tersebut hingga kini belum dapat dipastikan.

Alfred dari Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

“Untuk penyebabnya masih dilakukan uji laboratorium di Labkesda Konawe,” kata Alfred.

Pemeriksaan laboratorium dilakukan untuk memastikan penyebab keluhan kesehatan yang dialami puluhan siswa dan seorang guru SMAN 20 Konawe.

POLISI PANTAU KORBAN

Kejadian tersebut mendapat perhatian aparat kepolisian. Polres Konawe melakukan pemantauan langsung terhadap para korban yang menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono, S.IK., M.Si. memimpin langsung pemantauan tersebut. Ia didampingi Kabag Ops AKP Kadek Sujayana, SH dan Kasat Intelkam IPTU Hamsar, SH.

Pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi para korban sekaligus memastikan penanganan medis berjalan.

SPPG TONGAUNA-ASAO DITUTUP

Pasca kejadian tersebut, operasional SPPG Tongauna-Asao dihentikan sementara.

Koordinator Wilayah Kabupaten Konawe untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Badan Gizi Nasional (BGN), Nopri Al Ikmansyah, SH, membenarkan penghentian operasional tersebut.

Menurut Nopri, penutupan dilakukan oleh BGN Pusat dan keputusan penghentian operasional telah diterbitkan.

“Sudah resmi ditutup dan suratnya sudah terbit,” katanya.

Penutupan tersebut dilakukan di tengah proses pemeriksaan untuk mengungkap penyebab dugaan keracunan yang dialami puluhan siswa dan seorang guru SMAN 20 Konawe.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan dan uji laboratorium terhadap sampel makanan di Labkesda Konawe.

Editor Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *