KENDARI, rubriksatu.com – Kepemimpinan Anton Timbang di Kamar Dagang dan Industri Sulawesi Tenggara dinilai berhasil menghadirkan sejumlah capaian strategis yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah serta penguatan dunia usaha.
Selama masa jabatannya, Kadin Sultra menunjukkan peran aktif dalam mendorong kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan investor. Berbagai program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis skala besar, tetapi juga menyentuh sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Di bawah kepemimpinannya, Kadin Sultra aktif memfasilitasi kemitraan antara pengusaha lokal dengan investor nasional maupun internasional. Langkah ini membuka peluang investasi baru di sektor unggulan seperti pertambangan, perikanan, dan pariwisata.
Selain itu, Kadin Sultra juga memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM melalui berbagai pameran dan forum bisnis. Upaya ini dinilai mampu meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.
Salah satu capaian yang menonjol adalah peningkatan kapasitas UMKM. Melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, sejumlah pelaku usaha berhasil naik kelas dan mulai menembus pasar yang lebih kompetitif. Program digitalisasi yang digagas juga membantu UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola pasar.
Tidak hanya itu, Kadin Sultra turut aktif dalam berbagai agenda berskala nasional dan internasional, termasuk keikutsertaan dalam B20 Summit Indonesia 2022 serta B20 inAGRO Expo & Business Forum. Keterlibatan ini memperkuat posisi Sulawesi Tenggara dalam jaringan ekonomi global.
Di sisi lain, Anton Timbang juga dikenal aktif membangun komunikasi dengan pemerintah daerah guna menciptakan iklim investasi yang kondusif. Ia mendorong penyederhanaan regulasi serta peningkatan infrastruktur sebagai penopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Upaya tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan, termasuk investor yang mulai melirik Sulawesi Tenggara sebagai daerah dengan potensi investasi yang menjanjikan.
Selain fokus pada pengembangan ekonomi, Kadin Sultra juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial. Program bantuan bagi masyarakat terdampak bencana serta pemberdayaan komunitas menjadi bagian dari komitmen organisasi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Seorang tokoh pemuda Sultra, Ikbal, menilai kepemimpinan Anton Timbang membawa perubahan signifikan bagi dunia usaha di daerah.
“Beliau adalah sosok pengusaha yang tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Lebih jauh, berbagai upaya yang dilakukan selama masa kepemimpinan Anton Timbang disebut turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara yang mencapai sekitar 6,23 persen, mencerminkan geliat sektor usaha yang semakin berkembang.
Dengan berbagai capaian tersebut, Anton Timbang dinilai berhasil membawa Kadin Sultra menjadi organisasi yang lebih progresif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini.
Ke depan, berbagai program yang telah dirintis diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian daerah.
Editor Redaksi












