Cuma Gara-Gara Utang, Pelajar 15 Tahun Diduga Tikam Temannya

KENDARI, rubriksatu.com – Seorang remaja berinisial R (15) diamankan aparat kepolisian setelah diduga menyerang temannya sendiri, A (15), menggunakan senjata tajam jenis badik di wilayah Kadia, Kota Kendari, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 22.00 WITA.

Penangkapan dilakukan oleh Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari bersama Unit Intelkam di Jalan Mekar Jaya I, tak lama setelah insiden tersebut terjadi dan sempat menggegerkan warga.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut dipicu persoalan utang piutang antara korban dan terduga pelaku yang sama-sama masih berstatus pelajar.

Insiden bermula saat korban menghubungi pelaku melalui pesan WhatsApp untuk menagih utang. Namun, karena tidak mendapat tanggapan, korban kemudian mendatangi pelaku di kawasan pertigaan Jalan Wayong, Kelurahan Kadia.

Setibanya di lokasi, situasi memanas. Korban diduga lebih dulu melakukan pemukulan, sehingga memicu reaksi dari pelaku.

Merasa terancam, pelaku kemudian mengeluarkan badik yang telah dibawanya. Korban sempat berusaha menghindar dan melarikan diri hingga masuk ke dalam rumah warga, namun pelaku terus mengejar.

Di dalam rumah tersebut, korban mengalami luka akibat serangan pelaku, meski sempat melakukan perlawanan.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera mengamankan pelaku beserta barang bukti sebelum menyerahkannya kepada pihak kepolisian.

Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Kendari untuk diproses lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku telah membawa senjata tajam sejak awal karena merasa takut dan curiga terhadap korban.

Selain itu, polisi juga mengungkap adanya persoalan lain di antara keduanya yang masih dalam pendalaman, termasuk dugaan keterkaitan dengan peredaran narkotika jenis tembakau sintetis.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Editor Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *