KONAWE, rubriksatu.com – Warga Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, dibuat resah dengan iring-iringan alat berat yang melintas di jalan kabupaten tanpa dokumen resmi maupun koordinasi dengan pemerintah setempat.
Alat berat berupa crane roller, excavator/bulldozer hingga forklift terpantau melintasi jalur utama Desa Puuruy, Paku, hingga Besu. Aktivitas ini bukan hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga memicu pertanyaan serius publik karena diduga tak mengantongi izin resmi.
Lebih mengejutkan, rombongan alat berat tersebut justru dikawal seorang oknum anggota kepolisian. Ironisnya, pengawalan dilakukan tanpa menunjukkan surat perintah tugas, menimbulkan dugaan adanya penyalahgunaan wewenang demi kepentingan pihak tertentu.
“Warga mempertanyakan legalitas aktivitas itu, karena pengawalan alat berat seharusnya melalui prosedur resmi dan dokumen lengkap. Namun kali ini tidak ada surat perintah yang ditunjukkan,” tegas Andisa, tokoh pemuda Morosi, kepada wartawan, Kamis (2/10/2025).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, oknum polisi yang bersangkutan memang tidak mampu menunjukkan dokumen tugas resmi dari institusinya. Masyarakat pun mendesak kepolisian segera memberi klarifikasi dan menindak tegas bila terbukti ada pelanggaran.
“Institusi kepolisian harus transparan. Jangan sampai ada kesan pembiaran yang bisa mencederai citra Polri di mata masyarakat,” tambah Andisa.
Menanggapi keresahan warga, Kapolres Konawe AKBP Noer Alam, S.IK melalui Kasat Lantas Polres Konawe IPTU Chaidir Akbar, S.IP menegaskan bahwa personel lalu lintas memang wajib melakukan pengawalan alat berat untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Perusahaan yang melakukan mobilisasi alat berat seharusnya menyurat ke pihak Lantas. Dari situ anggota dibekali surat perintah,” ujar Chaidir.
Namun, ia menambahkan, dalam kondisi tertentu polisi di lapangan bisa melakukan pengawalan meski tanpa surat perintah tugas.
“Kalau ada kendaraan alat berat yang melintas dan diketahui personel di lapangan, wajib dilakukan pengawalan demi menjaga arus lalu lintas tetap kondusif, meskipun tanpa perintah tugas,” pungkasnya.
Editor Redaksi








