KENDARI, rubriksatu.com – Panitia Pelaksana (Organizing Committee/OC) Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tenggara (Sultra) 2026 memastikan proses pemilihan Ketua PWI Sultra periode mendatang berlangsung secara adil dan transparan.
Ketua Panitia Pelaksana Konferprov PWI Sultra 2026, H. Atto Riadi, S.IP., M.AP., mengatakan panitia berkomitmen meminimalkan berbagai potensi yang dapat mengganggu kelancaran konferensi maupun mencederai proses pemilihan.
Salah satu hal yang menjadi perhatian panitia adalah pendistribusian Kartu Tanda Anggota (KTA) PWI biasa (B) yang telah dicetak dan dikirimkan oleh PWI Pusat ke Sulawesi Tenggara.
Atto menjelaskan, KTA tersebut akan diserahkan kepada anggota pada hari pelaksanaan Konferprov, 21 November 2026, sebelum proses pemilihan ketua dimulai.
“Hal ini telah disepakati dalam pertemuan seluruh panitia OC dan Steering Committee (SC) pada Jumat, 23 Oktober 2026, yang dipimpin langsung oleh Plt. Ketua PWI Sultra, Sarjono,” kata Atto Riadi, Senin (26/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, panitia juga menyepakati bahwa biaya pencetakan KTA sebesar Rp100.000 per kartu yang menjadi kewajiban kepada PWI Pusat akan ditanggung melalui kas PWI Sultra. Dengan kebijakan ini, anggota yang menerima KTA tidak perlu mengeluarkan biaya.
Menurut Atto, kebijakan tersebut diambil untuk menghindari praktik transaksional sekaligus mencegah munculnya kecurigaan di antara anggota yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap organisasi.
“Kebijakan ini dimaksudkan untuk menghindari praktik transaksional serta mencegah munculnya kecurigaan di antara sesama anggota yang berpotensi menimbulkan stigma negatif di tubuh PWI Sultra,” ungkapnya.
Selanjutnya, panitia OC dan SC akan menggelar pertemuan lanjutan untuk mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Konferprov PWI Sultra 2026.
Konferprov tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 November 2026 di salah satu hotel di Kota Kendari. Agenda utama kegiatan ini adalah pemilihan Ketua PWI Sultra untuk periode mendatang.
Editor Redaksi












