KONAWE, rubriksatu.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe dari Fraksi Gerindra, Jemi S. Imran, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat melalui pelaksanaan Reses III yang digelar di Kelurahan Tawanga, Kecamatan Konawe, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan reses tersebut berlangsung penuh keakraban dan dialog terbuka. Hadir dalam kegiatan itu Pemerintah Kelurahan Tawanga, tokoh masyarakat Ir. Samet Lahasa dan Muh. Zein, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan mereka terkait pembangunan di wilayah tersebut.
Lurah Tawanga, Rani Wulandari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Anggota DPRD Konawe yang memilih Kelurahan Tawanga sebagai lokasi pelaksanaan reses. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan penting bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan yang selama ini menjadi perhatian warga.
“Terima kasih atas waktu dan kesediaan Bapak melaksanakan reses di tempat kami. Besar harapan kami agar berbagai usulan dan aspirasi masyarakat yang disampaikan hari ini dapat ditindaklanjuti demi kemajuan Kelurahan Tawanga,” ujar Rani Wulandari.
Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas yang dinilai mendesak untuk segera mendapat perhatian pemerintah daerah. Salah satu usulan yang mencuat adalah pengadaan sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, terutama saat memasuki musim kemarau.
Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan dan perbaikan saluran drainase di sejumlah titik. Menurut masyarakat, masih terdapat wilayah yang rentan mengalami genangan air bahkan banjir saat curah hujan tinggi akibat belum optimalnya sistem drainase yang ada.
Perhatian terhadap sektor olahraga juga menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan warga. Masyarakat berharap adanya peningkatan fasilitas olahraga, khususnya Lapangan Sepak Bola Lahasa yang selama ini menjadi pusat aktivitas olahraga dan pembinaan generasi muda di Kelurahan Tawanga.
Tak hanya itu, sektor kesehatan turut menjadi perhatian warga. Masyarakat mengharapkan dukungan pemerintah dalam penyediaan sarana dan prasarana kesehatan, termasuk ketersediaan obat-obatan guna menunjang pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Jemi S. Imran menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian dan akan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD Kabupaten Konawe.
“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami catat dan perjuangkan melalui mekanisme yang ada. Tentu diperlukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar usulan-usulan ini dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah,” ujar Jemi.
Politisi Partai Gerindra itu menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan DPRD dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
Menurutnya, kegiatan reses merupakan amanah undang-undang yang wajib dilaksanakan oleh setiap anggota legislatif sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan masing-masing.
“Reses adalah kesempatan bagi kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar secara langsung keluhan, kebutuhan, dan harapan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan kami di DPRD agar dapat diwujudkan melalui program-program pembangunan daerah,” tegasnya.
Melalui kegiatan reses tersebut, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara masyarakat dan wakil rakyat, sehingga berbagai kebutuhan pembangunan di Kelurahan Tawanga dapat terakomodasi dalam program pembangunan daerah ke depan.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan, dengan harapan seluruh aspirasi yang telah disampaikan masyarakat dapat memperoleh perhatian serta tindak lanjut dari pemerintah daerah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kelurahan Tawanga.
Laporan Asman












