Tragedi Tambang SP 9 Bombana, Korban Tertimbun Diduga Lebih dari Satu

BOMBANA, rubriksatu.com – Insiden longsor terjadi di lokasi tambang emas di SP9, Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Selasa (7/4/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah pekerja tambang tertimbun material longsor.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian nahas itu terjadi pada malam hari saat para pekerja tengah beraktivitas di dalam galian terowongan tambang.

Seorang warga setempat menyebutkan bahwa korban berada di dalam lubang tambang saat longsor terjadi secara tiba-tiba.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Bombana, Cevin Thimorut Beryan Djari. Namun, ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan proses pendataan dan pengumpulan informasi di lapangan.

“Iya benar, saat ini masih dalam proses evakuasi secara keseluruhan,” ujarnya.

Proses pencarian korban dilakukan secara bersama-sama oleh tim gabungan yang melibatkan aparat kepolisian, warga setempat, serta para penambang. Upaya evakuasi juga dibantu dengan alat berat berupa excavator untuk mempercepat proses pencarian.

Hingga saat ini, satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, berdasarkan informasi awal, jumlah korban diduga lebih dari satu orang yang masih tertimbun di lokasi kejadian.

“Korbannya lebih dari satu,” tambahnya singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, proses evakuasi terhadap korban lainnya masih terus dilakukan. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor, terutama di area pertambangan dengan kondisi tanah yang labil.

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *