KONAWE, rubriksatu.com – Pemerintah Kabupaten Konawe resmi menerima bantuan satu unit bus sekolah dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada Selasa (15/7/2025).
Bantuan ini disalurkan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan diserahkan secara simbolis dalam acara resmi yang digelar oleh Dinas Perhubungan Konawe, di pelataran Kantor Bupati.
Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim, yang hadir langsung dalam penyerahan tersebut, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan di daerah.
“Atas nama Bupati dan seluruh masyarakat Kabupaten Konawe, kami menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, atas bantuan bus sekolah ini,” ujar Syamsul.
Syamsul menegaskan bahwa bus sekolah tersebut akan difungsikan secara optimal untuk mendukung mobilitas pelajar, terutama di wilayah-wilayah terpencil.
“Kami pastikan layanan bus sekolah ini diberikan secara gratis, tanpa pungutan apa pun. Dinas Perhubungan sudah kami instruksikan menyiapkan kebutuhan operasional seperti sopir, bahan bakar, dan administrasi kendaraan agar bus segera bisa digunakan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Konawe melalui Kepala Bidang Lalu Lintas, Angkutan, dan Pengujian Kendaraan Bermotor, Hj. Werweti, S.Pel., M.M.Tr, menyambut baik bantuan tersebut.
“Bantuan ini merupakan hasil komunikasi dan koordinasi kami dengan Direktorat Angkutan Jalan. Semoga ke depan akan ada penambahan unit karena kebutuhan bus sekolah di Konawe masih cukup tinggi,” ungkap Werweti.
Bantuan bus sekolah ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi siswa-siswi di wilayah yang jauh dari pusat kota atau fasilitas pendidikan, sekaligus menurunkan angka putus sekolah akibat kesulitan transportasi.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga mengungkap bahwa Pemkab Konawe tengah mengajukan tambahan dua unit sepeda motor operasional untuk pengawasan dan pengawalan lalu lintas.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami meningkatkan pelayanan masyarakat, khususnya pengawasan lalu lintas di lapangan,” ujar Syamsul.
Penyerahan bantuan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjawab tantangan pelayanan publik di sektor pendidikan dan transportasi, khususnya bagi wilayah dengan keterbatasan sarana.
Laporan Redaksi