KONAWE, rubriksatu.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Unaaha kembali menunjukkan keberhasilan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan panen hasil pertanian di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Kamis (5/3/2026).
Pada panen kali ini, komoditas utama yang dipetik yakni timun dan kangkung dengan kualitas yang dinilai layak konsumsi serta memenuhi standar pangan.
Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Unaaha, Nurhadi, yang didampingi jajaran pejabat struktural serta petugas terkait. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki kemampuan produktif.
Nurhadi menjelaskan, kegiatan pertanian di lahan SAE bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan langkah nyata dalam mendorong kemandirian warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Apa yang kita saksikan hari ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan. Warga binaan dibekali keterampilan teknis pertanian sehingga mampu menghasilkan produk pangan yang berkualitas,” ujarnya.
Seluruh proses budidaya hingga panen di kebun SAE dilakukan langsung oleh warga binaan dengan pendampingan petugas. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya reintegrasi sosial, di mana para warga binaan dipersiapkan untuk memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Selain dimanfaatkan untuk kebutuhan internal, hasil panen tersebut juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap ketersediaan pangan di sekitar lingkungan Rutan Unaaha.
Melalui program ini, Rutan Kelas IIB Unaaha terus berupaya membangun sistem pembinaan yang produktif, sehingga warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh bekal keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan mereka.
Editor Redaksi







