KONAWE, rubriksatu.com – Kepolisian Resor (Polres) Konawe melalui Polsek Wonggeduku bersama kelompok tani menggelar panen raya jagung di Desa Langgonawe, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (26/10/2026).
Panen di lahan binaan kepolisian seluas sekitar 20 hektare ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Jagung yang dipanen merupakan varietas BISI 2 merek Si Metal yang mulai ditanam pada akhir Juni 2026. Pengelolaan lahan tersebut melibatkan Bhabinkamtibmas Polsek Wonggeduku, Aipda Andarias Satta, S.Pd., bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Padaidi yang diketuai Amir.
Pendampingan ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan Polri dalam mendorong pemanfaatan lahan pertanian secara produktif sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat.
Melalui pembinaan tersebut, Bhabinkamtibmas tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut mendorong kegiatan masyarakat yang berpotensi mendukung ketersediaan pangan dan perekonomian desa.
Kegiatan panen raya dihadiri Wakapolres Konawe Kompol Hasruddin, S.E., M.M.; Kabag Perencanaan Polres Konawe AKP Asriadi, S.Sos.; Kabag SDM Polres Konawe sekaligus penanggung jawab posko ketahanan pangan AKP Muhammad Jafar; serta Kapolsek Wonggeduku IPDA Harisman, S.H.
Turut hadir Camat Wonggeduku Edy Kurniawan, S.H., M.AP.; Camat Wonggeduku Barat Tasrin, S.E., M.M.; perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Konawe, Rudianto, S.E.; Kepala Desa Langgonawe Muhammad Yusuf; serta perwakilan Bulog Konawe, La Tanzil.
Kegiatan ini juga dihadiri Bhabinkamtibmas Polsek Wonggeduku Aipda Andarias Satta, Ketua Gapoktan Padaidi Amir, dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Wonggeduku Andi Syaifullah Ningrat.
Keterlibatan unsur kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, BPS, Bulog, dan penyuluh pertanian mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan pertanian di tingkat desa.
Panen raya tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara aparat kepolisian dan petani, khususnya dalam mengoptimalkan potensi lahan pertanian di Kecamatan Wonggeduku.
Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kelompok tani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, mengembangkan pengelolaan lahan secara lebih optimal, serta berkontribusi terhadap ketersediaan pangan di daerah.
Pengembangan pertanian melalui kemitraan antara kepolisian dan masyarakat ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan panen semata, tetapi berlanjut pada pembinaan dan penguatan kapasitas petani agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Panen jagung di lahan sekitar 20 hektare tersebut menjadi salah satu upaya kolaboratif di Kabupaten Konawe untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan sektor pertanian.
Editor Redaksi












