Bhabinkamtibmas Kemaraya Bergerak Cepat, Dugaan Penyerangan di SMPN 1 Kendari Berhasil Dicegah

KENDARI, rubriksatu.com – Bripka Andi Ichwan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemaraya dan Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Polsek Kemaraya, Polresta Kendari, bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penyerangan di SMP Negeri 1 Kendari, Jumat (9/10/2026).

Peristiwa yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.30 WITA itu diduga melibatkan sekelompok remaja yang disebut berasal dari SMP Negeri 12 Kendari. Mereka dilaporkan mengendarai sekitar 10 sepeda motor secara berboncengan, membawa benda yang diduga digunakan sebagai alat penyerangan, serta melempar batu ke arah lingkungan sekolah.

Lemparan tersebut dilaporkan mengenai seorang guru dan kendaraan yang terparkir di depan SMP Negeri 1 Kendari.

Menindaklanjuti laporan itu, Bripka Andi Ichwan segera mendatangi SMP Negeri 1 Kendari untuk memastikan situasi keamanan di lingkungan sekolah. Setibanya di lokasi, ia bertemu dengan kepala sekolah, para guru, dan pengurus OSIS.

Andi mengatakan, berdasarkan informasi masyarakat serta rekaman yang diterimanya, sekelompok remaja tersebut awalnya berkumpul di sekitar depan Indomaret Kemaraya. Mereka kemudian terlihat berboncengan sepeda motor dan mengarah ke SMP Negeri 1 Kendari.

Untuk mengantisipasi terjadinya aksi lanjutan, Andi juga berkoordinasi dengan Kepala SMP Negeri 12 Kendari. Kedua pihak sekolah diimbau meningkatkan pengawasan terhadap para siswa dengan melibatkan orang tua atau wali murid.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi penyerangan maupun tawuran antarpelajar serta memastikan situasi keamanan di lingkungan sekolah tetap terjaga.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala SMPN 1 Kendari dan Kepala SMPN 12 Kendari, Komandan. Alhamdulillah, tidak ada penyerangan ataupun tawuran. Situasi tetap kondusif. Kami berharap ada kerja sama dari orang tua untuk bersama-sama mengawasi anak-anak,” ujarnya.

Andi berharap pihak sekolah dan orang tua dapat memperkuat pengawasan serta memberikan pemahaman kepada para siswa agar tidak terlibat dalam tindakan kekerasan.

Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, dan keluarga dinilai penting untuk mencegah konflik antarpelajar sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan.

Editor Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *