KONAWE, rubriksatu.com – Kabupaten Konawe mencatatkan langkah maju dalam pengembangan layanan literasi berbasis teknologi. Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Konawe menjadi kabupaten pertama di Sulawesi Tenggara yang memiliki aplikasi perpustakaan digital, yang akan diperkuat dengan penambahan 2.300 judul buku elektronik (e-book) pada Tahun Anggaran 2027.
Untuk mendukung pengembangan tersebut, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Konawe menyetujui usulan anggaran sebesar Rp200 juta yang dialokasikan untuk pengembangan dan pemeliharaan layanan perpustakaan elektronik.
Persetujuan itu disampaikan dalam rapat konsultasi pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2027 antara Banggar DPRD Konawe, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Konawe, Musakkir Alqifli, S.Kel., M.AP, mengatakan pengembangan aplikasi perpustakaan digital merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik di bidang literasi.
Menurutnya, dengan hadirnya aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses ribuan koleksi buku elektronik kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang langsung ke perpustakaan.
“Pengadaan buku elektronik ini penting untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan perpustakaan sekaligus menjaga validitas seluruh informasi yang disajikan melalui aplikasi buku digital Konawe,” ujar Musakkir.
Ia menjelaskan, aplikasi perpustakaan digital Konawe dapat digunakan pada berbagai perangkat, mulai dari Android, iOS, hingga Windows, serta dapat diunduh melalui Google Play Store.
Musakkir menambahkan, hingga saat ini Kabupaten Konawe menjadi daerah pertama di Sulawesi Tenggara yang memiliki aplikasi perpustakaan digital dengan layanan buku elektronik yang terintegrasi. Kehadiran aplikasi tersebut diharapkan menjadi terobosan dalam meningkatkan budaya baca dan memperluas akses masyarakat terhadap sumber pengetahuan.
Usulan pengembangan layanan digital tersebut mendapat dukungan penuh dari Banggar DPRD Konawe yang dipimpin Ir. H. Majenuddin, M.Si. Menurut DPRD, digitalisasi perpustakaan merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan perkembangan teknologi sekaligus memperkuat budaya literasi di Kabupaten Konawe.
Selain menambah koleksi menjadi sekitar 2.300 judul buku elektronik, anggaran tersebut juga akan digunakan untuk pemeliharaan sistem agar layanan tetap berjalan optimal dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
Diketahui, total pagu anggaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Konawe pada Tahun Anggaran 2027 diproyeksikan mencapai Rp4.285.577.917. Namun, besaran anggaran tersebut masih akan melalui proses rasionalisasi dalam pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Konawe.
Dengan penguatan layanan perpustakaan digital ini, Pemerintah Kabupaten Konawe berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, sekaligus memperkuat posisi Konawe sebagai pelopor digitalisasi layanan perpustakaan di Sulawesi Tenggara.
Editor Redaksi












