KONAWE, rubriksatu.com – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Konawe, H. Syamsul Ibrahim, secara resmi menyerahkan atribut kelengkapan kepada kontingen Pramuka Kabupaten Konawe yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Graha Wisata Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur.
Sebanyak 57 peserta dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada 6 Agustus 2026, setelah terlebih dahulu mengikuti upacara pelepasan yang akan dipimpin Bupati Konawe pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Dalam susunan kontingen, Hendro dipercaya sebagai Ketua Rombongan, Amin sebagai Liaison Officer (LO), Usman sebagai Pimpinan Kontingen Putra, dan Elmia sebagai Pimpinan Kontingen Putri.
Selain itu, kontingen juga didampingi para pembina, bindamping, serta tim kerja, sehingga total terdapat sembilan orang yang bertugas mendampingi dan memastikan kelancaran kegiatan selama Jamnas XII berlangsung.
Dalam arahannya, H. Syamsul Ibrahim menegaskan pentingnya menjaga kekompakan, disiplin, serta nama baik Kabupaten Konawe dan Provinsi Sulawesi Tenggara selama mengikuti kegiatan Pramuka tingkat nasional tersebut.
“Perjalanan ini adalah perjalanan rombongan. Kita membawa nama Sulawesi Tenggara dan Kabupaten Konawe. Jangan ada yang bergerak sendiri-sendiri karena itu bisa merusak kekompakan seluruh tim,” tegasnya.
Menurut Wakil Bupati Konawe tersebut, semangat kebersamaan merupakan nilai utama yang harus dijunjung tinggi oleh setiap peserta. Seluruh anggota regu diharapkan saling mendukung dan bekerja sama selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Di Pramuka kita diajarkan bagaimana kompak, bagaimana bersatu, bukan berjalan sendiri-sendiri. Dalam satu regu semua harus saling mendukung bersama para bindamping,” ujarnya.
Syamsul juga mengingatkan bahwa Jamnas XII akan diikuti lebih dari 120 ribu Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia di kawasan perkemahan seluas sekitar 200 hektare. Karena itu, seluruh peserta diminta selalu disiplin, menjaga kesehatan, dan berkoordinasi dengan para pembina pendamping.
“Kalau ingin mengikuti kegiatan atau ke mana pun, harus seizin bindamping. Orang tua kalian sudah menitipkan amanah kepada kami. Tugas kami adalah menjaga kesehatan dan keselamatan kalian selama berada di sana,” katanya.
Lebih lanjut, Syamsul menilai keikutsertaan dalam Jambore Nasional merupakan kesempatan berharga yang hanya dapat dirasakan oleh Pramuka Penggalang setiap lima tahun sekali.
“Momentum usia penggalang ini hanya terjadi di Jambore Nasional yang dilaksanakan lima tahun sekali. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk belajar, menambah pengalaman, dan menjalin persaudaraan dengan peserta dari seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Politisi PAN ini turut mengapresiasi keberhasilan Kwarcab Konawe yang mampu memberangkatkan 57 peserta, melampaui kuota awal yang hanya sekitar 32 orang.
“Alhamdulillah, meskipun kuota awal kita sekitar 32 orang, kita bisa memberangkatkan 57 peserta. Ini patut kita syukuri dan harus dibalas dengan prestasi serta kedisiplinan,” tuturnya.
Sebelum keberangkatan, seluruh peserta diwajibkan mengikuti upacara pelepasan pada 5 Agustus 2026 dengan mengenakan seragam Pramuka lengkap serta membawa perlengkapan pribadi. Selanjutnya, rombongan dijadwalkan bertolak menuju Jakarta pada 6 Agustus 2026 paling lambat pukul 06.00 WITA.
Menutup arahannya, Ketua Kwarcab Konawe berharap seluruh peserta mampu menunjukkan karakter Pramuka yang disiplin, mandiri, berprestasi, dan menjadi duta terbaik bagi daerah.
“Kami berharap kontingen Konawe tampil maksimal dan menjadi kontingen terbaik dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Jaga nama baik daerah, patuhi pembina, tetap kompak, dan pulang dalam keadaan sehat walafiat dengan membawa pengalaman serta prestasi yang membanggakan,” pungkasnya.
Laporan: Redaksi










