KONAWE, rubriksatu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe terus mengakselerasi pembangunan 348 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan hingga ke pelosok desa.
Program strategis ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan nasional sekaligus mendukung visi pembangunan daerah “Konawe Bersahaja” melalui semangat Membangun Desa, Menata Kota.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Konawe, Marjuni Ma’mir, SP., M.Si., dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026.
Menurut Marjuni, Harkopnas tidak sekadar menjadi peringatan tahunan, tetapi momentum memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama perekonomian rakyat. Di Konawe, komitmen itu diwujudkan melalui percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan.
“Koperasi tidak hanya menjadi lembaga ekonomi, tetapi juga instrumen pemberdayaan masyarakat, penguatan ketahanan pangan, peningkatan pendapatan warga, serta pemerataan pembangunan,” ujarnya.
Berdasarkan data hingga Juli 2026, dari total 348 koperasi yang menjadi sasaran pembangunan, sebanyak 88 koperasi atau sekitar 25,3 persen telah memasuki tahap pembangunan fisik. Sementara itu, 10 gerai telah selesai dibangun dan dipersiapkan sebagai embrio pusat layanan ekonomi masyarakat.
Meski demikian, pembangunan masih menghadapi sejumlah tantangan. Sebanyak 198 lokasi belum memiliki lahan, sedangkan 62 lokasi lainnya telah tersedia lahannya namun masih menunggu proses verifikasi legalitas.
Karena itu, Pemkab Konawe terus mempercepat penyediaan lahan dan penyelesaian administrasi sebagai langkah penting untuk memastikan pembangunan koperasi berjalan sesuai target.
Sejumlah wilayah menjadi prioritas percepatan penyediaan lahan, di antaranya Kecamatan Besulutu, Sampara, Wawotobi, Konawe, Anggalomoare, Uepai, dan Wonggeduku Barat.
Selain itu, terdapat 62 lokasi yang telah siap menjalani proses verifikasi dengan dukungan data teknis berupa koordinat, luas lahan, akses jalan, hingga status kepemilikan. Apabila verifikasi rampung, lokasi tersebut akan langsung memasuki tahap pembangunan fisik.
Secara keseluruhan, lahan siap bangun tersebar di 23 kecamatan dengan total luas mencapai 98.182,5 meter persegi atau sekitar 9,82 hektare, yang dinilai menjadi fondasi kuat dalam percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Konawe.
Marjuni menegaskan, keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan, tetapi juga kualitas akses jalan, kepastian status aset, serta kesiapan operasional koperasi. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus melakukan pemetaan kelayakan teknis agar setiap koperasi yang dibangun dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan.
Salah satu capaian yang mendapat apresiasi adalah Kecamatan Padangguni, yang berhasil menuntaskan 100 persen pembangunan fisik seluruh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayahnya. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi contoh bagi kecamatan lain dalam mempercepat pembangunan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, perangkat daerah, pendamping, dan masyarakat.
Untuk mendukung percepatan pembangunan, Pemkab Konawe juga memperkuat sinergi lintas sektor bersama Kodim 1417/Kendari, organisasi perangkat daerah teknis, Business Assistance, pemerintah desa, dan pemerintah kecamatan.
Menurut Marjuni, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci sukses pembangunan koperasi sebagai gerakan bersama dalam memperkuat ekonomi masyarakat.
Dirinya pun menegaskan bahwa peringatan Harkopnas ke-79 harus menjadi pemicu semangat gotong royong dalam membangun ekonomi rakyat melalui koperasi yang modern, profesional, dan berkelanjutan.
“Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, kami optimistis mampu melahirkan desa-desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, Marjuni mengajak seluruh kepala desa, lurah, camat, pengurus koperasi, pelaku usaha, serta masyarakat Konawe untuk terus bersinergi menyukseskan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Dengan semangat Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026, mari jadikan koperasi sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi kerakyatan yang modern, profesional, dan berkelanjutan demi mewujudkan Konawe Bersahaja melalui Membangun Desa, Menata Kota,” pungkasnya.
Editor Redaksi











