Tuan rumah mengoleksi 645 poin, jauh melampaui target yang sebelumnya hanya membidik posisi Juara III Umum.
KONAWE, rubriksatu.com – Kabupaten Konawe menutup penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 dengan prestasi membanggakan.
Bertindak sebagai tuan rumah, Konawe sukses keluar sebagai Juara Umum setelah mengoleksi 645 poin, jauh melampaui target Pemerintah Kabupaten Konawe yang sebelumnya hanya membidik posisi Juara III Umum.
Prestasi tersebut diumumkan pada malam penutupan MTQ XXXI yang secara resmi ditutup oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, SE, di Arena Eks STQ Unaaha, Kabupaten Konawe, Minggu malam (28/6/2026).
MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara sebelumnya dibuka pada Selasa (23/6/2026) oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Fadlansyah, yang mewakili Gubernur Sultra.
Perhelatan syiar Islam terbesar di Bumi Anoa tersebut diikuti kafilah dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara. Selama lima hari pelaksanaan, para peserta berkompetisi pada berbagai cabang, mulai dari tilawah Al-Qur’an, tahfiz, tafsir, kaligrafi, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an.
Pada akhir perlombaan, Konawe tampil dominan dengan mengumpulkan 645 poin. Kabupaten Kolaka menempati posisi kedua dengan 384 poin, disusul Kota Baubau di peringkat ketiga dengan 312 poin.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk meraih prestasi, melainkan momentum memperkuat syiar Islam dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.
“MTQ ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum syukur atas terselenggaranya syiar Islam. Melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an, kita diajak untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurut Andi Sumangerukka, keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari banyaknya prestasi yang diraih peserta, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai Al-Qur’an mampu diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“MTQ bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi bagaimana kita mampu mengambil makna agar Al-Qur’an benar-benar hidup di tengah masyarakat. Inilah ruang untuk membangun generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan membentuk karakter yang beriman,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa MTQ Nasional XXXI dijadwalkan berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada September 2026. Para qari, qariah, hafiz, hafizah, dan peserta terbaik Sulawesi Tenggara diharapkan mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Konawe selaku tuan rumah, LPTQ Sulawesi Tenggara, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sultra, dewan hakim, panitia pelaksana, serta seluruh peserta yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ XXXI.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Konawe sebagai tuan rumah, LPTQ Sulawesi Tenggara, Kanwil Kemenag Sultra, dewan hakim, panitia, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan ini dengan baik,” tuturnya.
Peringkat 10 Besar MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara 2026:
> Kabupaten Konawe – 645 poin
> Kabupaten Kolaka – 384 poin
> Kota Baubau – 312 poin
> Kabupaten Konawe Utara – 169 poin
> Kabupaten Kolaka Utara – 165 poin
> Kabupaten Kolaka Timur – 111 poin
> Kabupaten Muna Barat – 99 poin
> Kabupaten Konawe Selatan – 92 poin
> Kota Kendari – 87 poin
> Kabupaten Buton Selatan – 82 poin
Keberhasilan Konawe meraih gelar Juara Umum menjadi penutup manis penyelenggaraan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Selain sukses sebagai tuan rumah, capaian tersebut menegaskan keberhasilan pembinaan kafilah daerah sekaligus menjadi modal berharga dalam mempersiapkan putra-putri terbaik Sulawesi Tenggara menghadapi MTQ Nasional XXXI di Semarang.
Editor Redaksi







