KONAWE, rubriksatu.com – Intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, menyebabkan jembatan penghubung antara Desa Asaki dan Kelurahan Lambuya putus total.
Akibatnya, akses utama masyarakat yang selama ini dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat tidak lagi dapat digunakan.
Jembatan yang berada di Dusun II Desa Asaki tersebut merupakan jalur vital penghubung antarwilayah. Selain menjadi akses utama masyarakat menuju Pasar Lambuya, jalur itu juga setiap hari digunakan para pelajar menuju sekolah tingkat SD dan SMP.
Kepala Desa Asaki, Syamsul Jaiz, mengatakan kondisi jembatan saat ini sangat memprihatinkan karena warga sudah tidak bisa melintas sama sekali.
“Jembatan ini merupakan akses utama masyarakat. Digunakan kendaraan roda dua dan roda empat, termasuk anak-anak sekolah yang setiap hari melintas menuju SD dan SMP. Sekarang sudah putus dan tidak bisa lagi dilewati,” ujarnya melalui WhatsApp, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, putusnya jembatan dipicu tingginya debit air akibat hujan yang terus turun dalam beberapa hari terakhir. Arus sungai yang deras menggerus bagian penyangga hingga akhirnya jembatan ambruk.
Kondisi tersebut membuat warga terpaksa menggunakan jalur alternatif melalui jalan poros dengan jarak tempuh yang lebih jauh. Aktivitas ekonomi masyarakat pun ikut terganggu karena akses menuju pasar menjadi terhambat.
Syamsul Jaiz berharap Pemerintah Kabupaten Konawe segera turun tangan menangani kerusakan tersebut. Ia meminta agar pembangunan kembali jembatan menjadi prioritas karena akses itu sangat penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Kami berharap pemerintah daerah secepatnya menindaklanjuti kondisi ini, karena ini akses penghubung masyarakat, anak sekolah, dan jalur ekonomi warga,” harapnya.
Laporan Asman












