KONUT, rubriksatu.com – Suasana sore di Desa Pasir Putih, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara mendadak berubah mencekam. Dua warga dilaporkan tewas setelah tersambar petir saat memasang pukat ikan di Pantai Tapularamo, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 15.10 WITA.
Kedua korban masing-masing Aldiansya Putra (17), pelajar kelas X SMAN 1 Lembo, dan Evan (24), karyawan swasta di kawasan industri Morosi.
Kapolsek Sawa, La Ode Bilhuda, menjelaskan bahwa peristiwa nahas tersebut bermula saat kedua korban bersama seorang rekannya, Marwan (42), berangkat dari Kelurahan Lembo menuju pantai sekitar pukul 13.30 WITA.
“Meski hujan mulai turun dan kondisi cuaca memburuk, ketiganya tetap melaut untuk membentangkan pukat,” ujarnya.
Saat berada di laut, tiba-tiba petir menyambar dengan keras. Saksi selamat, Marwan, mengaku panik setelah melihat kedua rekannya seketika hilang dari pandangan usai sambaran tersebut.
Ia kemudian berupaya melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan keduanya di antara deburan ombak. Evan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bakar di sekujur tubuh. Sementara Aldiansya masih sempat ditemukan bernapas, namun dalam kondisi kritis.
Warga bersama saksi segera mengevakuasi Aldiansya ke Puskesmas Lembo untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia tak lama setelah tiba di fasilitas kesehatan tersebut.
Pihak kepolisian memastikan kejadian ini murni kecelakaan akibat faktor alam dan tidak ditemukan unsur pidana.
Kapolsek Sawa mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang kerap terjadi di wilayah Sulawesi Tenggara.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas di luar ruangan, terutama di area terbuka seperti pantai, saat hujan disertai petir. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Editor Redaksi






