40 Mahasiswa Terima Manfaat, PMII Konawe Dorong Beasiswa PT SCM Lebih Luas

KONAWE, rubriksatu.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Konawe menyatakan dukungan terhadap program beasiswa yang dijalankan oleh PT SCM sebagai bagian dari upaya mendorong pemerataan akses pendidikan di daerah.

Ketua PC PMII Konawe, Harbiansyah, menilai program tersebut merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu namun memiliki potensi akademik.

“Pemerataan akses pendidikan, termasuk melalui beasiswa, adalah bagian penting dari upaya mewujudkan keadilan sosial. Kami melihat ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang patut diapresiasi,” ujar Harbiansyah kepada awak media, Minggu (5/4/2026).

Meski demikian, PMII Konawe menegaskan bahwa dukungan tersebut tidak bersifat tanpa catatan. Mereka menilai keberhasilan program beasiswa tidak hanya diukur dari jumlah penerima, tetapi juga dari aspek transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran.

Sebelumnya, mahasiswa dari Universitas Lakidende disebut belum tersentuh program tersebut. Namun, melalui proses advokasi dan komunikasi dengan berbagai pihak, kini sebanyak 40 mahasiswa kurang mampu telah menerima manfaat beasiswa dari PT SCM.

“Ini tentu kemajuan yang perlu diapresiasi. Dari yang sebelumnya belum mendapatkan akses, kini puluhan mahasiswa sudah merasakan manfaatnya. Artinya, advokasi yang dilakukan bersama bisa menghasilkan perubahan,” jelasnya.

PMII Konawe juga mendorong agar proses seleksi penerima beasiswa dilakukan secara terbuka dan berbasis pada prinsip keadilan, sehingga program tersebut benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan sekaligus berprestasi.

Selain itu, mereka menekankan pentingnya keberlanjutan program. Beasiswa dinilai tidak cukup jika hanya bersifat sesaat, melainkan harus dirancang sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan SDM daerah.

“Kami berharap program ini terus diperluas, tidak hanya dari sisi jumlah penerima, tetapi juga cakupan wilayahnya. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan juga penting agar manfaatnya lebih merata,” tambah Harbiansyah.

Sebagai organisasi kaderisasi, PMII menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai kebijakan dan program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan serta kesejahteraan masyarakat di Konawe.

Dukungan yang disampaikan PMII Konawe menjadi sinyal bahwa keterlibatan organisasi kepemudaan tetap diperlukan, bukan hanya untuk mengapresiasi program, tetapi juga memastikan implementasinya berjalan sesuai prinsip keadilan dan kepentingan publik.

Editor Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *