KOLAKA, rubriksatu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari melalui Pos SAR Kolaka melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Korban diketahui bernama Mahdi (47), warga Desa Tamborasi, Kabupaten Kolaka.
Kepala KPP Basarnas Kendari, Amiruddin A.S, melalui Humas Wahyudi, menyampaikan bahwa laporan orang hilang diterima Comm Centre KPP Kendari pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 07.30 Wita. Informasi tersebut disampaikan oleh Mustaing, adik korban, terkait dugaan kecelakaan kapal berupa satu unit longboat dengan satu orang penumpang.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 07.45 Wita Tim Rescue Pos SAR Kolaka langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan,” ujar Wahyudi.
Berdasarkan kronologis kejadian, peristiwa bermula pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 06.30 Wita. Korban bersama seorang rekannya berangkat melaut di sekitar perairan Tanggetada menggunakan longboat yang berbeda. Setibanya di lokasi, keduanya kemudian berpencar untuk mencari ikan di titik masing-masing.
Sekitar pukul 15.30 Wita, rekan korban melihat kondisi cuaca mulai memburuk dan tidak memungkinkan untuk melanjutkan aktivitas melaut. Ia sempat memanggil korban agar segera kembali ke darat, namun tidak mendapat respons.
Karena cuaca yang semakin tidak bersahabat, rekan korban akhirnya memutuskan kembali lebih dulu ke darat. Hingga malam hari, korban tak kunjung kembali ke rumah.
Pihak keluarga bersama warga setempat telah melakukan upaya pencarian awal, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke Basarnas untuk dilakukan pencarian lebih lanjut.
“Saat ini Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar perairan Tanggetada. Pencarian akan terus dilakukan sesuai prosedur SAR dengan harapan korban segera ditemukan,” pungkas Wahyudi.
Editor Redaksi







