KONAWE, rubriksatu.com – Polres Konawe menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Anoa 2026 dalam rangka menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 M, Senin (2/2/2026).
Apel yang berlangsung di halaman Mapolres Konawe tersebut menandai dimulainya Operasi Keselamatan Anoa 2026 di wilayah hukum Polres Konawe. Operasi ini dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Wakapolres Konawe, Kompol Hasruddin, S.E., M.E., selaku pimpinan apel, membacakan amanat Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H. Dalam amanatnya disampaikan bahwa permasalahan lalu lintas saat ini semakin kompleks seiring meningkatnya jumlah penduduk, pertumbuhan kendaraan bermotor, serta mobilitas masyarakat yang kian tinggi.
Kapolda Sultra juga menyoroti masih rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, seperti pelanggaran rambu-rambu, batas kecepatan, serta penggunaan perlengkapan keselamatan berkendara, yang berdampak pada meningkatnya risiko kecelakaan.
Berdasarkan data Polda Sultra, angka kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Tenggara pada tahun 2025 mengalami peningkatan sebesar 8,7 persen, dari 1.619 kejadian pada tahun 2024 menjadi 1.760 kejadian. Namun demikian, angka fatalitas korban meninggal dunia justru mengalami penurunan sebesar 2 persen, dari 291 korban menjadi 285 korban.
Penurunan angka fatalitas tersebut dinilai sebagai indikator positif dari berbagai upaya pencegahan dan penanganan kecelakaan yang telah dilakukan. Meski begitu, Kapolda menegaskan perlunya peningkatan sinergi dan koordinasi antar seluruh pemangku kepentingan untuk menekan angka kecelakaan secara berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan, Polda Sultra pada awal tahun 2026 menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara guna meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan.
Operasi Keselamatan Anoa 2026 dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif melalui kegiatan preemtif dan preventif, serta optimalisasi fungsi pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) dan pemanfaatan media massa untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam berlalu lintas.
Menutup amanatnya, Kapolda Sultra menekankan kepada seluruh personel yang terlibat agar mengutamakan faktor keamanan, keselamatan, dan kesehatan selama pelaksanaan operasi, serta senantiasa mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Editor Redaksi







