SURAKARTA, rubriksatu.com – Langkah Unaaha FC Konawe di babak delapan besar turnamen harus diawali dengan hasil pahit. Berduel melawan PS Ngada, Nusa Tenggara Timur, di Stadion Sriwedari, Surakarta, Senin (29/6/2026), tim berjuluk Laskar Anoa ini harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 1-2.
Sejak peluit kick-off ditiup, tempo permainan langsung meninggi. Kedua tim memperagakan permainan agresif dengan jual beli serangan. Namun, solidnya lini pertahanan kedua kubu membuat papan skor tetap kacamata hingga pertengahan babak pertama.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-31. PS Ngada berhasil membuka keunggulan melalui aksi Aldon Lalu (15), yang membawa tim asal NTT tersebut memimpin 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih Unaaha FC, Muhammad Azhar, melakukan rotasi strategis. Aditya Putra (9) dimasukkan untuk menggantikan Arifudin (77) demi mempertajam lini serang. Perubahan ini terbukti efektif. Tekanan yang konsisten akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64, saat Yayan Andika Pagala (16) sukses menyambut umpan silang manis dan mengonversinya menjadi gol penyeimbang. Skor berubah menjadi 1-1.
Pertandingan kian sengit di sepuluh menit terakhir. Untuk menjaga stabilitas lini tengah, Azhar kembali menarik Marwansyah (79) dan memasukkan Immanuel Alexandrow Benmetan (21).
Namun, saat laga tampak akan berakhir dengan skor imbang, petaka justru menghampiri Unaaha FC di masa injury time. Gol dari Adam Aby (10) memastikan kemenangan dramatis 2-1 bagi PS Ngada. Hasil ini menjadi pembalasan manis bagi PS Ngada, setelah sebelumnya mereka sempat takluk 1-3 dari Unaaha FC di babak 32 besar lalu.
Editor Redaksi






