KONAWE, rubriksatu.com – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, keresahan melanda masyarakat di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Pasalnya, stok minyak goreng di berbagai supermarket dan minimarket setempat dilaporkan mengalami kelangkaan sejak beberapa bulan terakhir.
Sinta, seorang ibu rumah tangga di Konawe, mengaku kesulitan mendapatkan minyak goreng untuk kebutuhan sehari-hari. Kelangkaan ini memaksa warga harus berkeliling dari kios hingga toko besar namun hasilnya tetap nihil.
“Sangat sulit mendapatkan minyak goreng saat ini. Di kios, minimarket, hingga toko-toko besar, stoknya nyaris tidak ada,” ujar Sinta saat dikonfirmasi, Sabtu (23/5/2026).
Tidak hanya langka, akses untuk mendapatkan minyak goreng pun dibatasi. Jika pun ada stok di minimarket, konsumen hanya diperbolehkan membeli maksimal satu liter per orang. Bagi Sinta dan warga lain yang berprofesi sebagai pedagang makanan, kebijakan pembatasan tersebut dirasa sangat tidak mencukupi.
“Kalau pun stoknya ada, tidak boleh beli banyak, dibatasi hanya satu liter per orang. Bagi saya yang berjualan, satu liter itu sama sekali tidak cukup,” keluhnya.
Situasi ini bahkan memaksa sebagian warga untuk berburu minyak goreng hingga ke luar daerah. Hj. Surisda, warga lainnya, mengaku harus melakukan perjalanan ke Kota Kendari demi memastikan ketersediaan minyak goreng menjelang hari raya.
“Saya terpaksa pergi ke Kendari untuk mencari minyak goreng. Bagaimana mau menyambut lebaran, kalau kebutuhan pokok saja sulit didapat di Konawe,” ungkapnya dengan nada kesal.
Menanggapi kondisi tersebut, warga mendesak Pemerintah Kabupaten Konawe, khususnya melalui Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan, untuk segera mengambil langkah konkret. Warga berharap pemerintah dapat melakukan intervensi pasar atau operasi pasar agar ketersediaan minyak goreng kembali normal dan harga tetap terjangkau menjelang Idul Adha.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti kelangkaan dan langkah apa yang akan diambil pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan ini.
Laporan Asman






