KONAWE, rubriksatu.com – Kepala Desa Lalomerui, Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Taksir Unggahi, menegaskan dukungannya terhadap keberadaan investasi PT Sulawesi Cahaya Mineral (PT SCM) yang beroperasi di wilayah tersebut.
Pernyataan itu disampaikan dalam forum pertemuan yang dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya La Ode Umar Bonte, Wakil Ketua DPRD Sultra Hery Asiku, Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim, serta Kapolres Konawe AKBP Noer Alam, di Aula BKPSDM Konawe, Selasa (7/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Taksir Unggahi menegaskan komitmennya sebagai kepala desa untuk tetap sejalan dengan kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten, termasuk dalam mendukung investasi yang dinilai membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Kami sebagai pemerintah desa tentu tunduk dan taat pada kebijakan pemerintah. Terkait investasi, masyarakat Routa, khususnya di Lalomerui, mendukung penuh keberadaan PT SCM,” ujarnya.
Ia menggambarkan perubahan signifikan yang terjadi di Kecamatan Routa sejak masuknya investasi. Menurutnya, wilayah yang dulunya terisolasi dan kerap dianggap sebagai “daerah pembuangan”, kini berkembang menjadi kawasan yang semakin diperhitungkan.
“Dulu Routa seperti daerah terbuang, bahkan ASN dan aparat enggan ditempatkan di sini. Sekarang justru menjadi daerah yang dilirik karena adanya investasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur menjadi salah satu dampak nyata dari kehadiran investasi. Akses jalan yang sebelumnya membutuhkan waktu berhari-hari untuk mencapai ibu kota kabupaten, kini jauh lebih mudah dilalui.
Selain itu, investasi juga dinilai berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, melalui dukungan di sektor pendidikan, termasuk penyediaan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa asal Routa.
Tak hanya itu, akses internet yang semakin terbuka serta tersedianya lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal turut menjadi manfaat yang dirasakan secara langsung.
“Manfaatnya nyata, mulai dari jalan, pendidikan, hingga lapangan kerja. Ini yang dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Taksir Unggahi juga menegaskan bahwa dukungannya terhadap investasi bukan tanpa dasar, melainkan berangkat dari pengalaman panjang keluarganya yang telah memimpin desa tersebut selama puluhan tahun.
“Orang tua saya 32 tahun menjadi kepala desa di Routa, dan hari ini saya melanjutkan. Saya berdiri mendukung investasi karena manfaatnya sudah kami rasakan langsung,” pungkasnya.
Editor Redaksi







