KENDARI, rubriksatu.com – Seorang pria bernama Wery (48) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar sebuah rumah toko (ruko) di Jalan Ir. Soekarno, Kelurahan Dapudapura, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (18/10/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi tubuh menghitam dan mengeluarkan bau tak sedap. Penemuan ini bermula dari kecurigaan saksi yang mengaku sudah tiga hari tidak melihat korban beraktivitas di luar ruko.
Kapolsek Kemaraya, Iptu Busran, mengatakan korban ditemukan di dalam kamar yang pintunya terkunci.
“Korban ditemukan dalam kamar yang terkunci setelah tiga hari tidak terlihat keluar ruko. Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia dan mengeluarkan bau busuk,” ujar Busran kepada awak media.
Busran menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika Edy Taufan (40) menghubungi Yuliany Lukman (43) melalui WhatsApp. Dalam komunikasi itu, Edy menyampaikan bahwa korban sudah tiga hari tidak terlihat beraktivitas di luar ruko.
Mendapat informasi tersebut, Yuliany bersama suaminya kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban. Keduanya masuk melalui lantai tiga bangunan, kemudian turun ke lantai dua.
Namun, kamar korban dalam keadaan terkunci. Mereka selanjutnya menghubungi Polsek Kemaraya untuk meminta bantuan.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian mendobrak pintu kamar. Setelah pintu terbuka, korban ditemukan sudah meninggal dunia.
Kapolsek Kemaraya bersama anggotanya tiba di lokasi sekitar pukul 07.35 Wita. Tim Identifikasi (Inafis) Polresta Kendari menyusul sekitar pukul 08.15 Wita untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari sekitar pukul 09.27 Wita untuk menjalani pemeriksaan medis.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kematian Wery. Polisi masih melakukan penanganan terhadap peristiwa tersebut.
Editor Redaksi












