RUMBIA, rubriksatu.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., menegaskan tidak boleh ada praktik pungutan atau bayar-membayar untuk mendapatkan bantuan pemerintah selama masa kepemimpinannya.
Penegasan itu disampaikan saat menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada puluhan kelompok tani di Kabupaten Bombana, Kamis (15/10/2026).
Burhanuddin mengingatkan seluruh pihak agar tidak memanfaatkan program bantuan pemerintah untuk mencari keuntungan pribadi, terlebih dengan meminta uang kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, bantuan pemerintah merupakan hak masyarakat yang harus disalurkan sesuai ketentuan, tanpa pungutan liar, pemerasan, maupun penyalahgunaan wewenang.
“Saya tegaskan, selama masa jabatan saya, tidak ada istilah bayar-membayar untuk mendapatkan bantuan apa pun. Jangan ada yang meminta uang kepada masyarakat dengan alasan bisa membantu meloloskan bantuan. Saya tidak memberikan ruang bagi siapa pun untuk memeras masyarakat,” tegas Burhanuddin dalam sambutannya di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bombana.
Bahkan, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kemudahan memperoleh bantuan dengan meminta sejumlah uang sebagai imbalan.
Bupati meminta masyarakat berani melaporkan apabila menemukan dugaan pungutan liar atau pemerasan dalam proses penyaluran bantuan. Langkah tersebut dinilai penting agar program pemerintah benar-benar sampai kepada kelompok tani yang berhak menerima.
“Pemerintah hadir untuk melayani masyarakat, bukan membebani masyarakat. Jangan pernah mempersulit warga yang membutuhkan bantuan, apalagi meminta bayaran. Hak masyarakat harus dilindungi,” tegasnya.
Burhanuddin turut meminta seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan, menjaga integritas serta menjalankan pelayanan secara transparan, adil, dan bertanggung jawab.
Penyerahan bantuan alsintan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat perekonomian masyarakat di Kabupaten Bombana.
Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bombana, Abady Makmur, mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam memberikan dukungan sarana pertanian kepada puluhan kelompok tani.
Dirinya berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan produksi, meningkatkan efisiensi kerja petani, serta memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Tentu saya mengapresiasi langkah Bupati Bombana dalam memberikan fasilitas kepada puluhan kelompok tani di Bombana. Karena itu, saya berharap para penerima dapat memanfaatkan bantuan dengan baik sehingga kegiatan produksi pertanian di Wonua Bombana memberikan dampak positif terhadap laju pertumbuhan ekonomi, di tengah efisiensi anggaran daerah,” ungkap Abady.
Menurutnya, pemanfaatan alsintan secara tepat dapat menjadi salah satu penunjang kegiatan pertanian. Karena itu, kelompok tani penerima diharapkan menjaga dan merawat peralatan yang diberikan agar dapat digunakan secara berkelanjutan.
Optimalisasi pemanfaatan bantuan juga penting agar fasilitas yang bersumber dari anggaran pemerintah tidak terbengkalai, melainkan benar-benar membantu petani dalam menjalankan usaha pertanian mereka.
Dalam kegiatan tersebut, hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, perwakilan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Bombana, serta sejumlah asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana.
Penyaluran bantuan alsintan menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap sektor pertanian. Namun, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh jumlah bantuan yang diserahkan, melainkan juga oleh ketepatan sasaran, transparansi distribusi, dan pemanfaatannya oleh kelompok tani.
Ketegasan Bupati terhadap praktik pungutan harus berjalan seiring dengan pengawasan penyaluran bantuan. Di sisi lain, kelompok tani penerima juga memiliki tanggung jawab memastikan alsintan digunakan untuk mendukung kegiatan produksi dan memberikan manfaat bagi anggota kelompok.
Dengan pengelolaan yang baik, bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Bombana.
Editor Redaksi






