KONSEL, rubriksatu.com – Jumlah pasien yang menjalani perawatan akibat dugaan keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, terus menurun.
Dari total 144 pasien yang dilaporkan sebelumnya, kini tersisa enam siswi SMA Negeri 10 Konawe Selatan yang masih dirawat di Puskesmas Motaha.
Wakapolres Konawe Selatan, Kompol Hartono, mengatakan keenam siswi tersebut masih menjalani perawatan medis, tetapi kondisi mereka dilaporkan mulai membaik.
“Jumlah pasien yang masih dilakukan perawatan di Puskesmas Motaha, Kecamatan Angata, berdasarkan monitoring dan penyampaian Kepala Puskesmas Motaha, Saudara Sunding Tehangga, S.KM., M.KM., yaitu berjumlah enam orang siswi SMA 10 Konsel dalam kondisi membaik, yang sebelumnya berjumlah 144 orang,” ujar Hartono, Kamis (15/10/2026).
Perkembangan tersebut menunjukkan penurunan jumlah pasien yang masih membutuhkan perawatan di tengah penanganan kasus dugaan keracunan MBG yang menyita perhatian masyarakat.
Meski sebagian besar pasien tidak lagi tercatat menjalani perawatan, kondisi keenam siswi yang masih dirawat tetap menjadi perhatian tenaga kesehatan dan pihak terkait.
Sebelumnya, Polres Konawe Selatan mengerahkan personel dari tiga kepolisian sektor, yakni Polsek Angata, Polsek Mowila, dan Polsek Buke, untuk membantu penanganan para siswa yang mengalami keluhan kesehatan, Rabu (14/10/2026).
Para siswa dilaporkan mengalami sejumlah gejala setelah mengonsumsi makanan MBG yang dibagikan pada Selasa (13/10/2026). Keluhan yang muncul antara lain sakit perut, diare, mual, hingga pusing.
Meningkatnya keluhan pada Rabu pagi membuat sejumlah siswa harus dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan medis.
Polisi turut memantau perkembangan kondisi para siswa serta berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan kejadian tersebut.
Editor Redaksi












