KENDARI, rubriksatu.com – Memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi salah satu pesan yang disampaikan Prof Takdir Saili setelah terpilih sebagai Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030.
Takdir menegaskan, kemajuan perguruan tinggi membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar keberadaan kampus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Prof Takdir terpilih dalam pemilihan rektor melalui rapat senat yang berlangsung di Gedung Rektorat UHO, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (13/10/2026).
Dalam pemilihan tersebut, Prof Takdir memperoleh 48 suara, mengungguli dua kandidat lainnya, yakni Prof Ida Usman yang meraih 18 suara dan Dr Herman dengan 13 suara.
Usai dinyatakan terpilih, Prof Takdir mengatakan kerja sama tidak boleh hanya terbatas pada lingkungan internal kampus. Dosen, tenaga kependidikan, alumni, hingga insan pers dinilai memiliki peran dalam mendukung kemajuan UHO.
“Kerja sama dengan semua stakeholder, bukan hanya dosen, pegawai, alumni, insan pers juga, agar apa yang diharapkan oleh pimpinan kami, yaitu menteri, bagaimana perguruan tinggi dapat bermanfaat untuk masyarakat,” kata Prof Takdir kepada awak media seusai pemilihan.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung agenda pemerintah, terutama di bidang pendidikan tinggi. Karena itu, sinergi antarpemangku kepentingan diperlukan agar berbagai program dan tujuan pendidikan dapat berjalan sesuai harapan.
Selain mendorong kolaborasi, Prof Takdir turut menyoroti pentingnya menjaga kondusivitas di lingkungan kampus. Ia berharap suasana akademik tetap terjaga sehingga agenda pengembangan pendidikan tinggi dapat dilaksanakan dengan baik.
“Kondusivitas tetap dijaga, agar semua apa yang dicanangkan oleh pemerintah, terutama apa yang dicita-citakan oleh Presiden,” ujarnya.
Dalam pemilihan tersebut, ketiga kandidat memperebutkan total 74 suara, yang terdiri atas 48 suara senat dan 26 suara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Namun, satu anggota senat, Prof Dr La Niampe, tidak dapat hadir karena sakit. Hasil pemungutan suara menempatkan Prof Takdir di posisi teratas dengan 48 suara. Sementara itu, Prof Ida Usman memperoleh 18 suara dan Dr Herman meraih 13 suara.
Dengan hasil tersebut, Prof Takdir Saili akan memimpin Universitas Halu Oleo untuk periode 2026–2030.
Pesan awal yang disampaikannya menempatkan kolaborasi dan kondusivitas kampus sebagai dua hal penting dalam mendukung pelaksanaan agenda pendidikan tinggi serta memperkuat kontribusi UHO kepada masyarakat.
Editor Redaksi








