KONAWE, rubriksatu.com – Satu unit rumah warga di Dusun I, Desa Nario Indah, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, terbakar pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 10.30 Wita.
Rumah tersebut diketahui milik Edi Purwanto (44), warga setempat. Kebakaran diduga dipicu korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Siti Sumiati. Saat berada di sekitar rumahnya, saksi mendengar suara ledakan yang berasal dari arah rumah korban.
“Saksi kemudian melihat asap hitam mengepul dari bagian atap rumah. Saat diperiksa, api telah membesar dan mulai membakar bagian dinding rumah yang sebagian terbuat dari papan,” jelas Kapolsek Wawotobi, IPTU H. Sulaeman, dalam keterangan tertulisnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Saat kebakaran terjadi, rumah dalam keadaan kosong. Pemilik rumah diketahui sedang keluar untuk bekerja. Upaya pemadaman kemudian diperkuat dengan kedatangan dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Konawe sekitar pukul 10.58 Wita.
Petugas pemadam bersama masyarakat dan personel kepolisian selanjutnya melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api semakin meluas.
“Sekitar pukul 11.10 Wita, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” kata Sulaeman.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah barang milik korban.
Barang yang terdampak antara lain satu unit mesin alkon, dua mesin semprot, televisi Sharp 21 inci beserta receiver, dua lemari jati, satu spring bed, serta sejumlah pakaian dan perabot rumah tangga.
Sejumlah dokumen penting seperti ijazah dan dokumen identitas juga ikut terbakar. Selain itu, tiga kipas angin, empat karpet, satu unit mesin blower, sekitar 50 kilogram beras, dua karung gabah, serta berbagai jenis racun padi dengan nilai sekitar Rp1 juta turut terdampak.
Uang tunai sekitar Rp1 juta juga dilaporkan ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.
“Total kerugian materiel akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp80 juta,” pungkasnya.
Tidak adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut diduga karena rumah sedang dalam kondisi kosong saat api mulai muncul. Pihak kepolisian masih mendata kerusakan dan barang-barang yang terdampak. Dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.
Editor Redaksi












