RUMBIA, rubriksatu.com – Upaya memaksimalkan pendampingan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa terus dilakukan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Bombana.
Setelah melaksanakan On The Job Training (OJT) untuk meningkatkan kapasitas Tim Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) di wilayah Kecamatan Tontonunu pada Jumat (18/9/2026), pendampingan kini berlanjut di Kecamatan Poleang Barat.
Kali ini, Desa Bulumanai menjadi sasaran monitoring dan pendampingan yang dilakukan Tim Pendamping Desa bersama Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Bombana. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Bulumanai, Senin (21/9/2026).
Pendamping Desa Kecamatan Poleang Barat, Andi Erwin Thalib, mengatakan kunjungan bersama TAPM tersebut difokuskan pada sejumlah agenda penting desa, mulai dari monitoring progres penyusunan RKPDes 2027, pendampingan percepatan penanganan stunting, hingga perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Puncak Jaya Desa Bulumanai.
“Kunjungan Pak TAPM di Desa Bulumanai adalah dalam rangka monitoring perencanaan Desa 2027, pendampingan stunting dan monitoring perkembangan BUMDes di Desa Bulumanai,” jelasnya.
Sementara itu, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bombana, Abadi Makmur, menuturkan bahwa pendampingan saat ini diarahkan untuk memastikan proses perencanaan pembangunan desa berjalan sesuai tahapan.
Selain perencanaan desa, pihaknya juga memberikan perhatian terhadap percepatan pelaksanaan rembuk stunting serta penguatan dan pendampingan pengelolaan BUMDes.
“Saat ini kami dari Tenaga Pendamping Profesional sedang konsen melakukan pendampingan terkait perencanaan desa, percepatan rembuk stunting dan pendampingan BUMDes,” tuturnya.
Menurutnya, pendampingan secara langsung di tingkat desa penting dilakukan agar pemerintah desa bersama BPD, kader dan unsur masyarakat dapat memahami tahapan serta mempersiapkan agenda pembangunan desa secara lebih baik.
Kepala Desa Bulumanai, Kecamatan Poleang Barat, Kamaruddin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan TAPM dan pendamping desa yang telah memberikan pemahaman kepada perangkat desa, BPD maupun para kader.
Kata dia, Pemerintah Desa Bulumanai berencana melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) untuk penyusunan RKPDes 2027 pada awal Oktober 2026 mendatang. Agenda tersebut juga akan dirangkaikan dengan rembuk stunting tingkat desa.
“Insyaallah awal Oktober kami akan segera melakukan Musdes RKPDes sekaligus melakukan rembuk stunting desa,” ungkapnya.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam menyusun perencanaan pembangunan yang terarah, sekaligus memastikan berbagai program prioritas desa dapat disiapkan melalui proses musyawarah dan partisipasi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bombana sendiri memiliki agenda pemberdayaan masyarakat desa yang mencakup pendampingan, perencanaan, musyawarah desa, hingga penguatan kelembagaan dan pembangunan desa.
Editor Redaksi








