Ditemukan Mengapung, Nelayan Masaloka Selatan Diduga Alami Kecelakaan Laut

BOMBANA, rubriksatu.com — Seorang nelayan di Kabupaten Bombana ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan pergi melaut. Korban diketahui bernama Laode (55), warga Desa Masaloka Selatan, Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya.

Jenazah korban ditemukan mengapung di perairan Masaloka Selatan pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 06.30 WITA.

Penemuan bermula saat seorang nelayan, Abbas, tengah memancing di lokasi tersebut. Ia melihat sesuatu mencurigakan di permukaan laut, sekitar 50 meter dari posisinya.

“Saksi melihat seseorang terapung di permukaan laut dengan jarak kurang lebih 50 meter dari lokasi memancing,” ujar Kasi Humas Polres Bombana, Iptu Abdul Hakim, Rabu (25/3/2026).

Merasa curiga, Abbas mendekat untuk memastikan kondisi tersebut. Namun, setibanya di lokasi, ia mendapati korban sudah tidak bernyawa.

Dengan kondisi perahu yang hanya mampu menampung satu orang, Abbas mengambil langkah darurat dengan mengikatkan tali pada tangan korban dan perahunya, kemudian menarik jasad tersebut menuju daratan terdekat.

Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh personel Polsek Rumbia bersama Satreskrim dan petugas pos pengamanan terpadu yang langsung menuju lokasi untuk melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan perahu milik korban dalam kondisi terbalik di permukaan laut. Selain itu, ditemukan pula pakaian berwarna biru tua dan celana pendek yang diduga milik korban di sekitar lokasi.

Berdasarkan temuan tersebut, korban diduga mengalami kecelakaan saat melaut.

Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi, yang kemudian dituangkan dalam berita acara resmi.

Editor Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *