KONAWE, rubriksatu.com – Laga puncak Grand Final Liga Ramadan Tutuwi Motaha Cup 2026 yang mempertemukan Amedalu Warrior melawan PS Aworeka terpaksa ditunda akibat kondisi lapangan yang tergenang air setelah diguyur hujan.
Pertandingan yang semula dijadwalkan berlangsung di Lapangan Pasar Tutuwi Motaha, Kelurahan Anggaberi, pada Minggu (15/3/2026) pukul 16.30 WITA, tidak dapat dilaksanakan karena kondisi lapangan dinilai tidak memungkinkan untuk pertandingan.
Panitia pelaksana, Rhoy Adrival, mengatakan keputusan penundaan tersebut diambil setelah mempertimbangkan faktor cuaca, kondisi lapangan, serta kondisi fisik para pemain yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan.
“Mengingat kondisi cuaca dan lapangan yang tidak memungkinkan serta para pemain yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan, maka kami selaku panitia bersama para wasit dengan berat hati memutuskan untuk menunda laga final hari ini,” ujar Rhoy Adrival.

Ia menjelaskan, keputusan tersebut diambil demi menjaga keselamatan pemain serta memastikan pertandingan dapat berlangsung dengan baik dan sportif.
Panitia juga memastikan bahwa pertandingan final akan tetap dilaksanakan dalam waktu dekat setelah kondisi lapangan dinilai layak untuk digunakan.
“Untuk jadwal final selanjutnya akan dilaksanakan pada Selasa, 17 Maret 2026. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan kembali kepada seluruh tim dan masyarakat,” jelasnya.
Liga Ramadan Tutuwi Motaha Cup 2026 sendiri menjadi salah satu ajang olahraga yang cukup dinantikan masyarakat di wilayah Kelurahan Anggaberi dan sekitarnya, dengan menghadirkan pertandingan sepak bola antar tim lokal selama bulan suci Ramadan.
Partai final antara Amedalu Warrior dan PS Aworeka diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim berhasil menunjukkan performa terbaiknya sepanjang turnamen berlangsung.
Laporan Asman








