KONAWE, rubriksatu.com – Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Didik Agung Widjanarko bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kunjungan ke Mako Polres Konawe, Selasa (3/3/2026).
Rombongan yang turut diisi Danrem 143/HO R. Wahyu Sugiarto, Danlanud, Kabinda Sultra, Ketua DPRD Provinsi Sultra La Ode Tariala, serta Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya itu melakukan silaturahmi sekaligus konsolidasi sebelum menghadiri upacara peringatan HUT ke-66 Kabupaten Konawe di Kantor Bupati.
Kunjungan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di momentum hari jadi daerah yang menghadirkan mobilisasi massa dan perhatian publik luas.
Kapolres Konawe AKBP Noer Alam menjelaskan, dalam arahannya Kapolda Sultra menekankan pentingnya soliditas internal kepolisian serta sinergi lintas sektor guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
“Beliau memberikan arahan kepada kami untuk tetap menjaga Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar AKBP Noer Alam saat ditemui di rumah jabatan, Rabu (4/3/2026) malam.
Stabilitas dan Kewaspadaan Informasi
Menurutnya, Kapolda mengingatkan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama kelancaran pemerintahan dan pembangunan daerah. Tanpa situasi yang terkendali, berbagai agenda pembangunan berpotensi terganggu.
Dalam kesempatan yang sama, Kabinda Sultra turut mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran informasi bohong atau hoaks, khususnya melalui media sosial.
“Termasuk informasi di media sosial yang berpotensi memicu keresahan masyarakat. Hoaks harus menjadi musuh bersama,” tegasnya.
Isu-isu sensitif yang berkembang di ruang digital dinilai dapat dengan cepat memicu kegaduhan publik jika tidak dikelola secara bijak dan berbasis fakta.
Peran Media dan Publik
Kapolres Konawe juga mengajak insan pers untuk mengambil peran strategis dalam menjaga ekosistem informasi yang sehat. Ia menekankan pentingnya pemberitaan yang akurat, berimbang, dan tidak provokatif.
“Kami harap rekan-rekan media dapat membantu dengan menyajikan berita yang akurat dan mencerdaskan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, pesan Kabinda turut menyinggung agar pemberitaan terkait isu MBG yang sempat mendapat perhatian dari Majelis Ulama Indonesia tidak kembali memicu polemik baru. Semua pihak diminta mengedepankan klarifikasi, dialog, dan tanggung jawab dalam menyebarkan informasi.
Kunjungan ini sekaligus memperlihatkan soliditas Forkopimda dalam menjaga Konawe tetap stabil di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang.
“Intinya, mari kita ciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif demi kelancaran pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Konawe,” pungkas AKBP Noer Alam.
Editor Redaksi







