KONAWE, rubriksatu.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, I Made Asmaya, S.Pd., M.M., melaksanakan kegiatan Reses II Tahun Anggaran 2026 di Desa Amaroa, Kecamatan Uepai, Senin (9/2/2026).
Kegiatan reses tersebut merupakan bagian dari agenda resmi DPRD Konawe yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh anggota DPRD se-Kabupaten Konawe. Reses menjadi wadah strategis bagi para wakil rakyat untuk turun langsung ke daerah pemilihan (dapil) guna menyerap dan menghimpun aspirasi masyarakat secara langsung.
Dalam dialog bersama warga, Ketua DPRD Konawe mendengarkan sejumlah usulan prioritas yang disampaikan masyarakat Desa Amaroa. Aspirasi tersebut mencakup kebutuhan dasar hingga penguatan sektor ekonomi dan sosial kemasyarakatan.
Adapun usulan masyarakat yang mengemuka dalam reses tersebut antara lain, Pembangunan sumur bor, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), bantuan pembangunan rumah ibadah, pengadaan bibit ternak sapi, program bedah rumah dan bantuan biaya pendidikan.

Dari sejumlah aspirasi tersebut, pembangunan sumur bor disepakati sebagai program prioritas yang akan diperjuangkan untuk direalisasikan.
Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor merupakan solusi strategis untuk menjawab kebutuhan air bersih masyarakat, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun mendukung sektor pertanian.
“Sumur bor ini sangat penting untuk menjamin ketersediaan air bersih yang aman dan berkelanjutan. Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, juga berdampak langsung pada kesehatan serta mendukung ketahanan pangan melalui ketersediaan air untuk pertanian,” jelasnya.
Politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi yang telah disepakati bersama masyarakat, khususnya pembangunan sumur bor di Desa Amaroa.
“Sebagai Ketua DPRD, saya memiliki tanggung jawab besar untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama, khususnya pembangunan sumur bor, akan saya kawal dan perjuangkan, termasuk kebutuhan lain masyarakat Desa Amaroa,” tutur Made Asmaya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Amaroa beserta seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan reses tersebut.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi merupakan bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah agar program yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa, aparat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Desa Amaroa. Aspirasi yang disampaikan inilah yang menjadi dasar kita dalam memperjuangkan pembangunan yang tepat sasaran,” ujarnya.
Kegiatan reses yang digelar di Balai Desa Amaroa ini turut dihadiri Kepala Desa Amaroa, Ketua BPD, Staf Ahli Ketua DPRD Konawe, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Editor Redaksi








