Wacana Kementerian Kepolisian Ditolak, Tokoh Pemuda Konawe Angkat Suara

KONAWE, rubriksatu.com – Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Konawe, Irfan, menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar tetap berada langsung di bawah komando Presiden Republik Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul munculnya wacana penempatan institusi Polri di bawah kementerian khusus, yang belakangan menjadi perbincangan di tingkat nasional.

“Saya mendukung penuh Polri tetap berada di bawah Presiden dan menolak keras jika kepolisian ditempatkan di bawah kementerian,” tegas Irfan Kamis (29/1/2025).

Menurutnya, Polri sebagai institusi penegak hukum harus tetap independen dan tidak terseret kepentingan birokrasi kementerian yang berpotensi menghambat kinerja dan profesionalitas aparat.

Ia juga menilai sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menolak wacana kementerian kepolisian patut diapresiasi. Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Kapolri menegaskan bahwa Polri tetap berada langsung di bawah Presiden.

Bahkan, Listyo Sigit sempat menyampaikan pernyataan yang menjadi perhatian publik, bahwa ia lebih memilih menjadi petani daripada menjabat sebagai menteri kepolisian. Pernyataan tersebut, menurut Irfan, menunjukkan komitmen kuat Kapolri menjaga marwah dan independensi institusi Polri.

“Ini menunjukkan bahwa Kapolri tidak mengejar jabatan, tapi menjaga prinsip. Polri harus tetap netral, profesional, dan berada langsung di bawah Presiden agar tidak mudah diintervensi,” ujarnya.

Irfan berharap pemerintah dan DPR tidak memaksakan wacana pembentukan kementerian kepolisian, karena dapat menimbulkan tumpang tindih kewenangan serta mengganggu stabilitas sistem penegakan hukum nasional.

“Yang dibutuhkan Polri saat ini adalah penguatan profesionalisme dan pengawasan internal, bukan perubahan struktur yang berpotensi melemahkan institusi,” pungkasnya.

Editor Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *