KONAWE, rubriksatu.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Konawe bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mulai melakukan pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Konawe tahun 2026.
Rapat yang berlangsung intens dan konstruktif tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., MM, didampingi para Wakil Ketua dan Ketua Komisi DPRD. Dari pihak eksekutif, hadir Sekretaris Daerah Konawe selaku Ketua TAPD, Dr. Ferdinand, SP., MH.
Dalam pembahasan awal, Banggar menegaskan komitmennya untuk melakukan telaah mendalam terhadap pagu anggaran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Satu per satu program disisir secara detail untuk memastikan alokasi anggaran benar-benar relevan, prioritas, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Banggar juga menekankan bahwa setiap anggaran yang diajukan OPD harus bersifat pro-rakyat, tepat sasaran, dan memiliki urgensi tinggi untuk dilaksanakan pada tahun anggaran 2026.
“Program harus menyesuaikan dengan RPJMD. Anggaran yang tidak urgent segera dirasionalisasi,” tegas Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya.
Banggar juga mengingatkan OPD agar menyusun program kerja berbasis prioritas dengan mengedepankan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran sesuai kebijakan pemerintah daerah.
Berdasarkan data awal yang disampaikan dalam rapat, total RAPBD Kabupaten Konawe tahun 2026 tercatat sebesar Rp 1,632 miliar, sementara rencana belanja mencapai Rp 1,752 miliar.
Pembahasan akan dilanjutkan hingga seluruh komponen RAPBD dinyatakan final dan siap ditetapkan sesuai mekanisme yang berlaku.
Editor Redaksi







