JAKARTA, rubriksatu.com – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra), Anton Timbang, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung agenda pembangunan ekonomi nasional.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Anton Timbang dalam pertemuan jajaran pengurus Kadin Indonesia bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Anton Timbang mendampingi Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, bersama sekitar 150 pengurus Kadin dari 38 provinsi di seluruh Indonesia. Agenda tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mempercepat pembangunan ekonomi nasional.
Mengusung semangat Indonesia Incorporated, Kadin menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat investasi, memperluas rantai pasok global, mendorong hilirisasi industri, serta meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Kadin siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, memperluas rantai pasok global, dan mengakselerasi pembangunan ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045,” demikian pernyataan resmi Kadin.
Bagi Sulawesi Tenggara, kehadiran Anton Timbang dalam forum tersebut menjadi kesempatan penting untuk membawa berbagai potensi investasi daerah ke tingkat nasional sekaligus memperkuat posisi Sultra sebagai salah satu daerah yang memiliki peluang besar dalam pengembangan sektor industri, hilirisasi sumber daya alam, dan investasi.
Melalui kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah dan dunia usaha, Kadin Sultra optimistis penguatan investasi, percepatan hilirisasi, serta pemberdayaan UMKM dan pelaku usaha lokal akan semakin mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tenggara.
Pertemuan di Istana Merdeka tersebut juga menegaskan peran aktif Kadin sebagai mitra pemerintah dalam mengawal berbagai program strategis nasional demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Editor Redaksi






