Bupati Azhari Dorong Percepatan Program Listrik Pedesaan

KENDARI, rubriksatu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah (Buteng) menegaskan komitmen penuh dalam mendukung percepatan program Listrik Perdesaan (Lisdes) sebagai salah satu Program Strategis Nasional (PSN) terkhusus diwilayahnya.

Hal tersebut disampaikan langsung, Bupati Buteng, Dr Azhari saat menghadiri agenda sinkronisasi usulan lokasi program Lisdes serta Fasilitasi Penyiapan Lahan dan Perizinan se-provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur, Kendari, Kamis (1/9).

Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari, dibuka secara resmi oleh Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ahmad Amiruddin didampingi Kepala PLN Pusat. Hadir pula, Kepala Dinas ESDM Sultra, Koordinator DJK serta para Bupati dan Wakil Bupati dari 17 kabupaten/kota lingkup Sultra.

Dalam forum tersebut, pembahasan berfokus pada pentingnya sinkronisasi data usulan lokasi Lisdes. Data yang digunakan selama ini dinilai perlu diperbarui karena masih mengacu pada data lima tahun terakhir, sehingga penyesuaian terhadap Rasio Desa Berlistrik (RDB) dan Rasio Elektrifikasi (RE) menjadi sangat krusial.

Bupati Buteng, Dr Azhari menegaskan, kesiapan daerah menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat realisasi program di lapangan. Karena itu, Pemkab Buteng telah menyiapkan lahan sekaligus dukungan administrasi yang dibutuhkan PLN.

“Prinsipnya, Pemkab Buteng telah menyiapkan lahan dan seluruh dukungan yang diperlukan untuk mempercepat pembangunan jaringan listrik. Kami siap memfasilitasi kebutuhan administrasi serta memperkuat koordinasi bersama PT PLN (Persero),” ujarnya.

Kemudian, lanjut 01-Buteng menuturkan Pemkab Buteng bersama PLN juga telah memfinalisasi draf Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Dirinya meminta proses penandatanganan dokumen tersebut dapat segera dilakukan sehingga tahapan pembangunan dapat ditindaklanjuti.

Disamping itu juga, Azhari menjabarkan kendala listrik yang dialami masyarakatnya di Kecamatan Talaga Raya yang sebelumnya menjadi salah satu wilayah dengan persoalan elektrifikasi. Saat ini, penetapan titik lokasi dan penyelesaian draf NPHD untuk wilayah tersebut telah dirampungkan melalui koordinasi bersama pemerintah desa dan kecamatan.

“Harapan kami jelas, tidak boleh ada lagi desa atau kecamatan di Buteng yang gelap atau tidak teraliri listrik. Untuk setiap kendala teknis di lapangan, kami terus berkoordinasi secara aktif hingga tingkat desa agar program Lisdes ini berjalan tanpa hambatan,” ucapnya.

Sementara itu, pihak PLN Pusat menyambut positif langkah aktif para kepala daerah. Sesuai penugasan dari Kementerian ESDM, PLN menegaskan siap menindaklanjuti setiap usulan lokasi baru dari daerah dan kedepan timnya akan menerjunkan tim PLN Engineering ke lapangan.

Pihak PLN juga mengimbau seluruh pemerintah daerah untuk melengkapi usulan lokasi Lisdes dengan titik koordinat yang presisi, kepastian status lahan, serta detail perizinan melalui portal resmi yang telah disediakan di https://bit.ly/UsulanLisdesSultra.

Melalui sinergi erat antara pemerintah daerah, Kementerian ESDM, dan PT PLN (Persero) ini, diharapkan pemerataan akses energi listrik di seluruh pelosok Sultra, khususnya di Buton Tengah, dapat segera terwujud demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (Rudi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *