KONAWE, rubriksatu.com — Laga final Turnamen Bola Mini tingkat Kecamatan Anggaberi berlangsung dramatis di Lapangan Tutuwi Motaha, Sabtu (5/9/2026) sore. Pertandingan yang mempertemukan Lerehoma FC kontra TPM FC tersebut menyajikan tensi tinggi hingga harus ditentukan melalui drama adu penalti.
Sejak peluit awal dibunyikan pada pukul 16.30 WITA, suasana Lapangan Tutuwi Motaha langsung dipenuhi penonton dan suporter kedua Tim. Dukungan dari masing-masing kubu membuat pertandingan final semakin meriah.
TPM FC lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-17 babak pertama. Eski (18) berhasil mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa TPM FC unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Lerehoma FC terus meningkatkan tekanan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil menjelang babak kedua berakhir. Julian Arya (14) sukses memanfaatkan bola sundulan hasil usaha rekan setimnya, Isran (8), untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim gagal menambah gol. Skor imbang 1-1 bertahan dan pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam drama titik putih, TPM FC tampil lebih tenang. Mereka akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-2 atas Lerehoma FC sekaligus keluar sebagai juara Turnamen Bola Mini tingkat Kecamatan Anggaberi.
Menariknya, kedua finalis tersebut sama-sama memiliki catatan impresif. TPM FC dan Lerehoma FC tercatat belum pernah menelan kekalahan sejak turnamen dimulai, sehingga partai final menjadi pertemuan dua tim terbaik yang berlangsung sangat kompetitif.
sementara Sebelum partai final digelar, pertandingan perebutan posisi ketiga dan keempat yang mempertemukan Karang Taruna Anggaberi menghadapi Wunduongohi FC.
Pertandingan yang dimulai pukul 15.30 WITA, Sabtu (5/9/2026), juga berlangsung ketat. Setelah pertandingan harus diselesaikan melalui adu penalti, Karang Taruna Anggaberi akhirnya keluar sebagai pemenang.
Rangkaian pertandingan penentuan tersebut sekaligus menutup kompetisi bola mini tingkat Kecamatan Anggaberi dengan suasana penuh antusiasme dari pemain, suporter, dan masyarakat yang memadati Lapangan Tutuwi Motaha.
Laporan Asman












