Unaaha FC Gugur di Delapan Besar Liga 4 Piala Presiden 2026, Sultra Tetap Bangga

SURAKARTA, rubriksatu.com – Perjuangan Unaaha FC memang berakhir lebih cepat dari harapan. Namun, langkah Laskar Anoa hingga menembus delapan besar Liga 4 Piala Presiden 2026 tetap menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.

Tim kebanggaan Sulawesi Tenggara itu takluk dengan skor telak 1-5 dari Persibangga Purbalingga pada laga terakhir Grup B yang berlangsung di Stadion Sriwedari, Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (5/7/2026).

Hasil tersebut sekaligus mengubur asa Laskar Anoa untuk melaju ke babak semifinal dan meraih tiket promosi ke Liga 3 Nusantara musim depan.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persibangga tampil lebih dominan. Unaaha FC kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan yang terus dilancarkan tim asal Purbalingga tersebut.

Pelatih kepala Unaaha FC, Azhar, mencoba mengubah strategi dengan melakukan pergantian pemain pada menit ke-25. Anton (14) ditarik keluar dan digantikan Agung Gumelar (13) guna memperkuat lini pertahanan. Namun, perubahan itu belum mampu membendung agresivitas lawan.

Persibangga akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-34 melalui Arvin (21) yang sukses memanfaatkan umpan matang untuk membawa timnya unggul 1-0. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persibangga kembali menunjukkan dominasinya. Baru satu menit pertandingan berjalan, Erlangga (71) berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Unaaha FC sempat membangkitkan harapan setelah wasit menunjuk titik putih pada menit ke-58 menyusul pelanggaran pemain Persibangga di dalam kotak penalti. Aditya Putra (9) yang dipercaya sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna sehingga memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Namun, gol tersebut tidak mampu mengubah jalannya pertandingan. Persibangga kembali menjauh lewat gol pemain bernomor punggung 18 pada menit ke-74 sehingga skor berubah menjadi 3-1.

Menjelang laga berakhir, Erlangga kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-89 untuk membawa Persibangga unggul 4-1. Pesta gol Persibangga kemudian ditutup oleh gol kedua Arvin pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+4, yang memastikan kemenangan telak 5-1.

Kekalahan ini membuat Unaaha FC harus mengakhiri perjuangannya di babak delapan besar sekaligus gagal mewujudkan target promosi ke Liga 3 Nusantara.

Pada pertandingan lain di Grup B, PS Ngada bermain imbang melawan Persinga Ngawi. Hasil tersebut turut menentukan komposisi akhir klasemen grup sekaligus memastikan langkah Unaaha FC terhenti.

Meski gagal melangkah lebih jauh, perjuangan Laskar Anoa tetap menuai apresiasi dari masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya Kabupaten Konawe. Keberhasilan Unaaha FC menembus babak delapan besar dinilai sebagai pencapaian yang patut dibanggakan dan menjadi modal berharga untuk menghadapi kompetisi pada musim mendatang.

“Mereka sudah berjuang membawa nama Provinsi Sulawesi Tenggara. Ini patut kita berikan apresiasi,” ujar Febri Nurhuda.

Kekalahan ini memang menyakitkan, tetapi tidak menghapus perjuangan dan semangat yang telah ditunjukkan para pemain sepanjang kompetisi. Dukungan masyarakat Sulawesi Tenggara diharapkan menjadi motivasi bagi Unaaha FC untuk bangkit, berbenah, dan kembali berjuang pada musim berikutnya demi mewujudkan mimpi tampil di Liga 3 Nusantara.

Editor Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *