Rubriksatu.com, KENDARI – Dalam rangka mempersiapkan Musyawarah Provinsi (Musprov), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara menggelar rapat koordinasi yang dirangkaikan dengan sosialisasi bahaya narkotika bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, Jumat (16/1/2026), di Jalan Cempaka, Kota Kendari.
Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, mengatakan rapat koordinasi tersebut membahas kesiapan pelaksanaan Musprov serta evaluasi dan perencanaan program kerja Kadin ke depan.
“Kepengurusan Kadin Sultra periode 2021–2026 telah memasuki akhir masa bakti. Selama lima tahun ini, kami telah menjalankan berbagai program yang berfokus pada penguatan ekonomi daerah, terutama pemberdayaan UMKM,” jelas Anton.
Ia menegaskan, Kadin Sultra berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim usaha yang sehat dan berdaya saing di Sulawesi Tenggara.
Setelah rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi bahaya narkotika yang dipimpin oleh Kepala BNN Kota Kendari, KBP Widi Haryadi, S.I.K., S.H., didampingi tim medis BNN.
Sebagai bentuk komitmen bersama dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba, dilakukan tes urine terhadap 48 orang pengurus Kadin Sultra. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh pengurus dinyatakan bebas dari narkotika.
Kepala BNN Kota Kendari menyampaikan apresiasi kepada Kadin Sultra atas kesediaannya menjadi contoh bagi organisasi dan dunia usaha dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.
Anton Timbang pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Kadin Sultra atas kerja sama yang solid, serta kepada BNN Kota Kendari atas sinergi yang terjalin dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Laporan: Redaksi







