Tanpa Artis Ibu Kota, Pemda Koltim Angkat Potensi Lokal di HUT ke-13

KOLTIM, rubriksatu.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) secara resmi membuka Pameran Potensi Daerah dan Lomba Karaoke lingkup Pemerintah Daerah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Kolaka Timur Tahun 2026, Kamis malam (8/1/2026).

Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., yang ditandai dengan pengucapan Bismillahirrahmanirrahim sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian peringatan HUT Kolaka Timur.

Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri berbagai unsur pimpinan dan tokoh penting, di antaranya Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara beserta anggota, Ketua DPRD Kabupaten Kolaka Timur bersama anggota, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Konawe, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Turut hadir perwakilan Danlanal Kendari, Wakapolres Kolaka Timur, Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka atau yang mewakili, Dandim 1412 Kolaka atau yang mewakili, Kepala BNN Kabupaten Konawe, Kolaka Timur, dan Konawe Utara, Ketua TP PKK Kolaka Timur, Kepala Kantor Kementerian Agama Kolaka Timur, serta perwakilan Kementerian Haji.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri Staf Ahli dan Asisten, para Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kabupaten Kolaka Timur, tokoh pemekaran, serta tokoh masyarakat, perempuan, pemuda, dan tokoh agama.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Kolaka Timur, Yosep Sahaka, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-13 Kolaka Timur tahun ini mengusung tema Efisiensi Anggaran dan Efisiensi Kegiatan, sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mengelola anggaran secara bijak tanpa mengurangi makna perayaan.

“Perayaan HUT Kolaka Timur tahun ini kita laksanakan secara sederhana, murah meriah, namun tetap menghibur masyarakat dan memperkuat kebersamaan. Kami tidak menghadirkan artis ibu kota, melainkan memberdayakan potensi lokal, termasuk puluhan artis internal pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konsep efisiensi juga diterapkan pada pelaksanaan pameran. Tahun ini, stand pameran tidak lagi diisi oleh masing-masing OPD, melainkan oleh 12 kecamatan yang menampilkan produk unggulan dari 117 desa se-Kabupaten Kolaka Timur.

Setiap stand kecamatan memamerkan potensi desa, produk UMKM, serta hasil usaha yang bersumber dari Dana Desa, sebagai bentuk nyata pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Pameran potensi daerah ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan, mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, serta mendukung penyediaan bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG),” tambah Plt. Bupati.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-13 Kabupaten Kolaka Timur, Kusram Maroli, S.Pt., M.P., dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan HUT dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2013 tentang Pembentukan Kabupaten Kolaka Timur serta Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 tentang APBD Tahun Anggaran 2026, dengan sumber anggaran dari DPA Sekretariat Kabupaten Kolaka Timur.

Adapun rangkaian kegiatan HUT ke-13 Kolaka Timur meliputi Lomba Voli Putra dan Putri, Lomba Karaoke lingkup OPD, Pameran Potensi Daerah, Pasar Malam UMKM, pelayanan publik oleh sejumlah OPD, hingga kegiatan senam bersama.

Pameran potensi daerah juga diikuti oleh BUMN, BUMD, lembaga perbankan, institusi pendidikan, serta pelaku usaha, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah.

Kusram menambahkan, pameran ini menampilkan hasil ketahanan pangan desa dan kelurahan, produk usaha BUMDes sebagai penyedia bahan baku MBG, serta dukungan terhadap program 2 Hektare per Desa untuk Jagung, yang telah mendorong peningkatan produksi jagung di Kolaka Timur.

Melalui momentum HUT ke-13 ini, Plt. Bupati Kolaka Timur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kinerja, dan bekerja dengan sepenuh hati demi kemajuan daerah.

“Dengan kebersamaan dan semangat pengabdian, saya yakin Kolaka Timur akan terus tumbuh menjadi daerah yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkasnya.

Editor Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *