KONAWE, rubriksatu.com – Dinamika politik di Bumi Sorume, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai menghangat. Seiring proses pendefinitifan Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd. sebagai Bupati Kolaka Timur, perhatian publik kini mulai tertuju pada figur-figur yang berpotensi mengisi posisi Wakil Bupati Koltim yang masih kosong.
Yosep Sahaka sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kolaka Timur sejak Agustus 2025. Posisi tersebut diembannya setelah Abdul Azis, S.H., M.H., selaku Bupati Kolaka Timur sebelumnya, tersandung persoalan hukum dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Setelah hampir satu tahun menjalankan roda pemerintahan sebagai Plt Bupati, Yosep Sahaka kini tengah diproses untuk ditetapkan sebagai Bupati Kolaka Timur definitif.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Sulawesi Tenggara, Muhammad Fadlansyah, sebelumnya menyampaikan bahwa proses pendefinitifan Yosep Sahaka sebagai Bupati Kolaka Timur masih berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Apabila Yosep Sahaka resmi dilantik sebagai Bupati Kolaka Timur definitif, tahapan selanjutnya akan berlanjut pada proses pengisian jabatan Wakil Bupati Koltim yang saat ini kosong.
Partai politik pengusung pasangan Abdul Azis-Yosep Sahaka pada Pilkada Kolaka Timur sebelumnya, yakni Partai NasDem, PAN, dan PSI, memiliki peran dalam proses pengusulan calon Wakil Bupati.
Sesuai mekanisme, partai politik pengusung akan mengusulkan dua nama kandidat kepada DPRD Kabupaten Kolaka Timur. Selanjutnya, dua nama tersebut akan dipilih melalui rapat paripurna DPRD Kolaka Timur.
Dalam dinamika politik tersebut, sejumlah nama mulai mencuat dan disebut berpotensi mengisi kursi Wakil Bupati Kolaka Timur. Salah satu figur yang kini menjadi sorotan adalah Nasrullah Faizal, S.H.
Nasrullah merupakan politikus kelahiran 1990 yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Konawe sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Konawe.
Posisinya di Partai NasDem membuat nama Nasrullah dinilai memiliki peluang untuk masuk dalam bursa kandidat Wakil Bupati Kolaka Timur. Kendati demikian, hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari partai politik pengusung terkait figur yang akan diajukan kepada DPRD Kolaka Timur.
Selain itu, Nasrullah juga dikenal memiliki kedekatan dengan Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, S.H., yang merupakan putra dari Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, S.H.
Saat ditemui di Unaaha, Senin (17/8/2026), Nasrullah Faizal menyatakan kesiapannya apabila mendapatkan rekomendasi dari Partai NasDem untuk ikut dalam proses perebutan kursi Wakil Bupati Kolaka Timur.
“Insya Allah, doakan saja semoga dimudahkan,” ujar Nasrullah.
Menurutnya, apabila memperoleh restu sekaligus perintah dari partai, dirinya siap mengikuti proses tersebut dan mendampingi Yosep Sahaka untuk melanjutkan pemerintahan hingga berakhirnya masa jabatan periode 2025–2030.
“Kalau ada perintah, saya siap untuk itu,” tegasnya.
Meski demikian, Nasrullah menegaskan bahwa keputusan mengenai siapa yang nantinya diusulkan sebagai calon Wakil Bupati Kolaka Timur tetap berada dalam ranah mekanisme partai politik pengusung serta tahapan pemilihan yang akan dilakukan DPRD Kolaka Timur.
Dengan demikian, bursa Wakil Bupati Kolaka Timur masih terbuka dan dinamika politik diperkirakan terus berkembang hingga partai pengusung menetapkan dua nama untuk diajukan ke DPRD.
Editor Redaksi






